Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN pegadang beras asal Sragen mendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.
Anggota DPD Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia Billy Haryanto mengatakan dukungan itu diberikan saat Jokowi menggelar kampanye terbuka di Lapangan Sriwedari, Solo, kemarin. Saat itu, ribuan pedagang hadir sembari membentangkan atribut kampanye dengan tulisan Sragen Jokowi.
Baca juga: Tol Simpang Indralaya-Lubuk Linggau Mulai Dibangun
"Kami mendukung bukan karena sama-sama dari Jawa Tengah, tapi melihat kinerja Jokowi selama ini dalam menstabilkan harga beras," ujarnya, Rabu (10/4).
Ia menilai kinerja yang baik itu salah satunya ialah upaya pemerintah menurunkan harga beras yang melonjak akhir tahun lalu. Melalui Badan Urusan Logistik yang rutin menggelar operasi pasar, kata Billy, Jokowi berhasil menurunkan harga beras yang melonjak saat itu.
Billy menilai, Jokowi layak kembali menjabat presiden agar semua pencapaian selama ini dilanjutkan termasuk pembangunan infrastruktur seperti proyek jalan tol.
"Kita beri kesempatan kepada Jokowi untuk bekerja satu kali lagi buat bangun negeri ini," tandasnya.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Pembelian 2.542 Ton Karet untuk Aspal
Perolehan suara di Jawa Tengah akan sangat menentukan menang atau tidaknya pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Jokowi mengatakan, pada pilpres 2014 memperoleh 66% suara di Jawa Tengah. Pada pilpres 2019 perolehan suara di Jawa Tengah ditargetkan minimal 70%.
“Jawa Tengah akan sangat menentukan menang dan tidaknya kita karena tambahan persentase elektabilitas di Jawa Tengah akan kita pakai untuk menutup di tempat lain. Oleh sebab kita harus bekerja keras," ujar calon presiden nomor urut 01 itu. (OL-6)
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved