Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis ke level 6.485-6.500 pada perdagangan hari ini. Sementara itu, pasar Surat Berharga Negara (SBN) juga terapresiasi di mana yield SUN turun ke 2-5 bps.
Baca juga: Pelemahan Dolar AS Dorong Rupiah dan IHSG
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan penguatan IHSG merupakan sentimen positif dari pelemahan dolar Amerika Serikat.
"Penguatan indeks saham dan pasar SBN ditopang oleh sentimen positif dari pelemahan dolar AS dan perkembangan positif dari perjanjian dagang antara AS dan Tiongkok," ujar Josua, Kamis (4/4).(OL-5)
MENTERI Ekonomi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yakin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya shock sehingga melemah Rabu, (28/1) akibat pasar yang kurang transparan.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menjadi sorotan utama pasar setelah mengalami tekanan jual besar-besaran dari investor asing.
Data pasar 28 Januari 2026: Harga emas dunia cetak rekor US$5.300, Antam naik ke Rp2,96 juta/gram. IHSG anjlok 7% lebih picu trading halt.
Penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi perhatian investor. Kondisi IHSG turun bahkan sempat memunculkan pertanyaan di pasar, kenapa IHSG turun hari ini?
DIREKTUR Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman buka suara terkait IHSG yang merosot hingga level terendah 8.187 pada perdagangan, Rabu (28/1), akibat pengumuman MSCI.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1) sore ditutup melemah yang diyakini memicu panic selling pelaku pasar setelah pembekuan oleh MSCI
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved