Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyebut kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pangan dan kenaikan harga tiket pesawat ikut memengaruhi inflasi pada Maret 2019 yang mencapai 0,11%.
Kenaikan harga bawang merah, misalnya, menyumbang 0,06% terhadap inflasi. Adapun kenaikan harga bawang putih menyumbang 0,04% dan kenaikan harga tiket pesawat menyumbang 0,03%.
Terkait dengan kenaikan harga tiket pesawat, Kepala BPS Suhariyanto menilainya sebagai fenomena yang tidak biasa. Pasalnya, di tahun-tahun sebelumnya, harga tiket angkutan udara hanya memberikan andil terhadap inflasi di waktu tertentu, seperti saat Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.
"Ini tidak biasa, bahwa angkutan udara masih memberikan share pada inflasi di bulan Januari, dan sekarang memberikan share pada inflasi di bulan Maret," kata Suhariyanto dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jakarta, kemarin.
Menurut dia, kenaikan harga tiket pesawat itu juga berdampak pada turunnya jumlah penumpang. Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Februari hanya 5,6 juta orang atau turun 15,46% dari bulan sebelumnya.
Pemerintah, imbuhnya, telah mengawal pergerakan harga kebutuhan pokok sejak awal tahun sehingga mampu menjaga kestabilan tingkat inflasi nasional.
"Pemerintah sangat siap karena kita punya pengalaman bagus dalam mengelola inflasi tahun lalu," kata Suhariyanto.
Dia mengatakan pemerintah telah memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia agar laju inflasi pada 2019 sesuai target.
Berbagai upaya itu, antara lain, mengawal kestabilan harga, menjaga ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi, serta melakukan komunikasi efektif. Langkah penanganan inflasi itu bisa memperkuat daya beli masyarakat.
Sementara itu, pengamat ekonomi Fithra Faisal Hastiadi meminta pemerintah segera menangani persoalan tingginya harga tiket pesawat yang berdampak pada inflasi.
Kenaikan harga tiket pesawat tersebut, tambahnya, berkaitan juga dengan kondisi pasar ketika penawaran satu jenis barang dikuasai beberapa perusahaan.
"Kemungkinan besar tarif angkutan ini ada hubungannya dengan oligopoli alami dari operator transportasi udara," kata Fithra. (*/Ant/X-11)
TIKET pesawat mahal dikeluhkan oleh masyarakat saat arus mudik lebaran 2026. Kementerian Perhubungan atau Kemenhub mengatakan mahalnya tiket pesawat karena ada skema transit
MENJELANG musim mudik Lebaran 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengumumkan stimulus diskon tiket kelas ekonomi hingga 18 persen merespons keluhan harga tiket pesawat mahal
Tiket mahal terjadi karena bertepatan memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan harga.
Budi menjelaskan karena pada saat itu memasuki libur Natal dan Tahun baru (Nataru) 2026 maka khusus penerbangan ke Medan mengalami peningkatan.
Pada semester I 2024, Garuda mencatat kerugian sebesar Rp1,54 triliun. Perseroan pelat merah itu mencatatkan pembengkakan beban usaha yang besar.
PENGAMAT penerbangan Alvin Lie berpandangan rencana pemerintah menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan memberatkan perusahaan maskapai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved