Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Chatib Basri menyatakan neraca perdagangan yang mengalami defisit (current account deficit/CAD) bukan sebuah masalah bagi Indonesia. Ia menilai itu merupakan hal lumrah bagi negara berkembang.
"Di sebuah negara yang masih tahap awal, itu sangat normal mengalami defisit. Maka kita harus impor," kata Chatib di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (14/3).
Chatib menerangkan, sebagai negara yang masih banyak melakukan pembangunan, sangat wajar apabila mengimpor bahan baku dan mesin. Sebab Indonesia belum memiliki modal untuk menghasilkan bahan baku secara mandiri.
Baca juga: Tahun Ini, BI Targetkan CAD Capai 2,5 Persen
Dirinya memberikan contoh, Singapura pernah mengalami CAD sebesar 10%, dan Tiongkok sebesar 12%. Untuk itu, dirinya menilai Indonesia sebaiknya fokus menjaga stabilisasi ekonomi tanpa mengurangi impor.
"Isunya bukan di CAD. Tapi kita harus cari cara bagaimana dengan CAD besar tapi perkembangan ekonomi stabil," ucapnya.(OL-5)
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini diperkuat oleh stimulus pemerintah melalui berbagai penyaluran sejumlah bantuan
PEMERINTAH pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi kebijakan melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 guna merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.
Kondisi tersebut berubah pada era Presiden Joko Widodo. Pemerintah, kata Purbaya, gencar membangun infrastruktur di berbagai wilayah. N
Ketidakpastian global akibat meningkatnya risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi dunia masih menjadi tantangan utama pada 2026.
Allianz Global Investors (AllianzGI) menilai perekonomian global memasuki 2026 dalam kondisi yang masih tertekan, namun menunjukkan ketahanan yang relatif solid.
GUBERNUR Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan berdasar kajian kondisi perekonomian sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan berada pada kisaran 4,7%-5,5%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved