Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HUBUNGAN dagang Indonesia dan Rusia terus menunjukkan potensi untuk ditingkatkan. Menggaet potensi tersebut, Kamar Dagang dan Industri kedua negara pun sepakat untuk saling memperkuat hubungan.
Hal itu diwujudkan lewat Indoesia Russia Bussiness Dialogue yang mempertemukan Russian Federation Chamber of Commerce and Industry (Kadin Rusia) dengan Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (12/3).
Pertemuan yang dihadiri langsung Presiden Kadin Rusia Segey N Katyrin dan Ketua Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani itu bertujuan meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Rusia.
Pertemuan itu juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkenalkan berbagai potensi investasi dan perdagangan kepada para pelaku bisnis di Rusia.
“Kami sangat ingin menjalin hubungan baik dengan para pengusaha Indonesia. Inilah yang mendorong kami untuk selalu membantu pengusaha di Rusia untuk mencari rekan bisnis yang tepat di Indonesia,” kata Sergey N. Katyrin.
“Kami juga siap menunjuk orang yang bisa bekerja sama dengan Indonesia. Kami akan menjalin kerjasama dan tukar-menukar informasi demi perkembangan hubungan perdagangan dengan indonesia. Kami juga mengundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam pameran Expocentre di Rusia,” imbuh Sergey.
Pertemuan ini juga menandai kunjungan pertama Presiden Russian Federation Chamber of Commerce and Industry ke Indonesia dallam 20 tahun terakhir.
Baca juga : Kadin Soroti Masalah Produktivitas di Indonesia
“Kadin Indonesia akan berperan aktif untuk lebih mempererat hubungan dagang ini. Kami juga akan memfasilitasi pengusaha di Indonesia agar tercipta hubungan dagang dengan Rusia,” kata Rosan P. Roeslani saat menyambut kedatangan delegasi dari Rusia ini.
Rombongan Kadin Rusia terdiri juga dari beberapa Ketua Kamar Dagang Regional dari Rusia seperti dari Kuzbass, Primorsk serta Lipetsk maupun sejumlah pengusaha Rusia dari berbagai industri.
Selain membawa misi mempererat hubungan dagang, kadin Rusia juga memperkenalkan kepada para pelaku bisnis di Indonesia sebuah perusahaan pameran terbesar di Rusia bernama Expocentre yang merupakan bagian dari Kadin Rusia dan menyelenggarakan lebih dari 100 pameran setiap tahunnnya.
Lewat berbagai pameran yang diselenggarakan Expocentre ini, eksportir Indonesia dapat memamerkan produknya di Rusia.
Pameran yang digelar Expocentre juga menjadi pintu masuk terbaik bagi produk-produk Indonesia untuk dipasarkan di negara-negara di sekitar Rusia, termasuk Eropa Timur.
Untuk itu, Ketua Kadin Komite Rusia Didit Ratam menyambut baik ajakan dari delegasi Expocentre yang dipimpin oleh General Director Sergey S. Bednov.
“Selama 3 tahun terakhir, Indonesia menunjukkan geliat perkembangan yang luar biasa dari dari para pelaku UKM yang didukung oleh perkembangan teknologi saat ini. Saya optimis kunjungan delegasi Rusia bisa memberikan dampak positif ke Indonesia bagi dunia bisnis di Indonesia yang sedang giat-giatnya melakukan gerakan ekspor,” ujar Didit.
Kadin Indonesia pun memfasilitasi pertemuan antara delegasi Expocentre dengan para pelaku ekonomi Indonesia lewat penyelenggaraan Presentation of JSC “Expocentre” yang diadakan di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan dengan menghadirkan General Director Expocentre Sergey S. Bednov serta presentasi yang dibawakan oleh Head of Exhibition Operating Management Ekaterina Bednova.
Setelah sesi presentasi, pertemuan bisnis antara delegasi Kadin Rusia dan para pelaku bisnis di Indonesia pun digelar untuk menghasilkan berbagai tindakan konkret ke depan. (RO/OL-8)
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved