Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

TKN: Jangan Merendahkan Pencari Kerja

MICOM
07/3/2019 18:32
TKN: Jangan Merendahkan Pencari Kerja
(MI/Galih Pradipta)

JURU bicara milenial Tim Kampanye Nasional (TKN), Lathifa Al Anshori, mempertanyakan mengapa konsep ekonomi anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN), Drajad Wibowo, berat sebelah dan merendahkan pencari kerja.

Adapun sebelumnya Drajat mengatakan keinginan paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menciptakan milenial ‘tangan di atas’.

Baca juga: Penempatan TNI di Institusi Nonmiliter Wajar Picu Kekhawatiran

“Jika di konsep itu disebut milenial harus jadi ‘tangan di atas’ dengan menjadi pembuat lapangan pekerjaan, berarti yang mencari lapangan pekerjaan disebut pihak ‘tangan di bawah’ dong? Milenial maunya bekerja dan mendapatkan penghasilan yang mencukupi, baik sebagai pekerja atau pemberi kerja, kenapa harus direndahkan duluan dengan konsep ekonomi Prabowo-Sandi?” paparnya lewat keterangan resminya, Kamis (7/3).

Pihaknya juga beranggapan bahwa narasi Drajad masih terpaku pada satu sektor saja, yaitu sektor konvensional. Sementara, milenial bisa merambah berbagai bidang pekerjain lain yang non-konvensional. Menurutnya, di era Jokowi, pengembangan potensi usaha dilakukan dari kedua sisi, yaitu dari pengusaha yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM pencari kerja.

“Sehingga yang pengusaha dibantu modal kerja dan pelatihan skill baru, lalu pencari kerja juga memiliki keahlian yang pas untuk masuk ke dunia kerja. Jadi jodoh, apalagi kalau sudah ada Kartu Pra Kerja, semuanya jadi lebih mudah,” lanjut polisi muda Partai NasDem ini.

“Semestinya BPN bisa bikin konsep perekonomian yang lebih kreatif dan moderen lah. Masa kapasitas dan potensi milenial mau dibatasi di sektor konvensional saja?” ungkap Lathifa mengakhiri statementnya.  (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya