Kamis 07 Maret 2019, 16:40 WIB

KPPU Perpanjang Waktu Penyelidikan Dugaan Kartel Tarif Pesawat

Atikah Ishmah Winahyu | Ekonomi
KPPU Perpanjang Waktu Penyelidikan Dugaan Kartel Tarif Pesawat

ilus dok.mi

 

KOMISI Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan untuk memperpanjang pemeriksaan terhadap dugaan adanya kartel tarif pesawat yang menyebabkan harga tiket sejumlah maskapai mengalami lonjakan harga pada awal tahun ini.

Komisioner KPPU Kodart Wibowo mengatakan, kemungkinan perpanjangan waktu penyelidikan itu karena KPPU kini turut menyelidiki tarif barang dan bagasi yang dikenakan oleh maskapai.

“Kalau tentang maskapai tetap masih dalam tahap penyelidikan karena sekarang ini menjadi ditambahkan waktunya, karena sekaligus tarif penumpang ditambahkan juga penyelidikan di tariif barang dan juga bagasi. Jadi kemajuannya yang disampaikan teman-teman dari penindakan memang baru itu,” kata Kodrat Wibowo kepada Media Indonesia, Kamis (7/3).

Menurut Kodrat, pihaknya tidak bisa terburu-buru dalam menangani dugaan kartel oleh sejumlah maskapai. Biaya avtur yang semula diduga tidak akan menjadi masalah kini turut menjadi bahan penyelidikan.

"Kita juga sekarang merasakan betul bahwa memang tidak mungkin penyelidikan dilakukan secara buru-buru karena terkait rupanya ada masalah avtur juga. Avtur ini kita kira tadinya tidak menjadi masalah yang terlalu berat karena kita bisa hitung atau perkirakan,” ujarnya.

Baca juga : KPPU Kaji Kenaikan Tarif Tiket dan Kargo Angkutan Udara

Kodrat membenarkan jika harga avtur turut mempengaruhi tarif pesawat. Namun jika dihitung per jarak tempuh, biaya avtur dinilai masih dalam batas wajar atau tidak terlalu mahal.

“Tapi karena isunya jadi merebak ke masalah komponen biaya avtur, ya yang tadi saya katakan bahwa penyelidikan masih tetap dilaksanakan dengan tadi tidak hanya menyelidiki kasus dugaan perkara kenaikan tarif maskapai untuk penumpang saja,” terangnya.

Rencananya, KPPU akan kembali membahas perihal dugaan praktek kartel pada rapat komisioner (Rakom) minggu depan. Kodrat juga tidak dapat memastikan kapan proses penyelidikan ini akan rampung.

“Saya tidak bisa memastikan itu mungkin kewenangan dari Rakom yang notabenenya mungkin baru bisa dilaksanakan hari Senin depan,” tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

Dok. TikTok

Kolaborasi dengan Smesco, TikTok Ajak Bangga Gunakan Produk UKM

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 17 April 2021, 23:30 WIB
Gernas BBI diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB Negara yaitu sekitar 65% di tahun...
Dok. Pribadi

Ini Usulan Persatuan Insiyur Indonesia soal Ibu Kota Baru

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 17 April 2021, 23:15 WIB
IKN yang diibaratkan, memulai dari kertas putih maka berkesempatan menjadikan IKN sebagai standar baru ibukota dunia yang menjadi acuan...
Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

Pangansari Pasok Katering Premium untuk Proyek Wika di Luar Negeri

👤Micom 🕔Sabtu 17 April 2021, 21:57 WIB
PT Pangansari Utama Food and Resources menandatangi nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan konstruksi PT Wijaya Karya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya