Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM PT Bank Permata Tbk Josua Pardede mengatakan perlu adanya dorongan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari segi legalitas. Sebab, legalitas masih menjadi masalah utama bagi pelaku UMKM, sehingga sulit mendapat kredit bank.
Hal yang berhubungan dengan administrasi seperti laporan keuangan harus dilengkapi sebagai salah satu syarat mendapatkan legalitas. Pemerintah pun perlu mengedukasi pelaku UMKM agar bisa mendapat pembiayaan perbankan.
"Dari sisi pemerintah perlu memberdayakan UMKM. Kalau dia (UMKM) diarahkan untuk menjadi suatu badan hukum yang legal, tentunya dia jadi punya akses permodalan ke perbankan ataupun lembaga pembiayaan lainnya," kata Josua Pardede kepada Media Indonesia, Minggu (3/3).
Baca juga: Tokoin Bantu UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Sebaliknya, jika status UMKM belum legal, maka akan sulit mendapat kredit dari bank. Hal ini dikarenakan perbankan memiliki tingkat kepatuhan yang sangat tinggi pada peraturan.
Pemberdayaan UMKM pun harus terus dilanjutkan agar semakin banyak yang produktif dan menjadi badan hukum. Semakin banyak UMKM memiliki status baik, penyaluran kredit perbankan akan tepat sasaran dan memenuhi target seperti tercantum dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 17/12/PBI/2015.(OL-5)
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved