Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Transaksi Digital RI Pimpin Asia Tenggara

Haufan Hasyim Salengke
25/2/2019 06:00
Transaksi Digital RI Pimpin Asia Tenggara
PERTUMBUHAN EKONOMI DIGITAL: Pekerja menyortir barang pesanan konsumen di gudang Lazada, Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Ekonomi digital lndonesia pada tahun ini diproyeksikan mencapai US$27 miliar atau sekitar Rp391 triliun.(ANTARA/SIGID KURNIAWAN)

EKONOMI digital lndonesia semakin menarik dari tahun ke tahun. Riset terbaru Google dan Temasek dalam laporan e-Conomy SEA 2018 menunjukkan ekonomi digital lndonesia pada tahun ini diproyeksikan mencapai US$27 miliar atau sekitar Rp391 triliun.

Angka tersebut menjadikan transaksi ekonomi digital Indonesia berada di peringkat pertama untuk kawasan Asia Tenggara dengan kontribusi sebesar 49%.

Salah satu pendorong ekonomi digital, yaitu e-commerce. Badan Pusat Statistik menyebut industri e-commerce lndonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 17% yang kini mencapai 26,2 juta unit usaha.

Di sisi lain, lndonesia Millennial Report 2019 mengungkapkan milenial sangat suka mencari perbandingan harga, fi tur, program promo, dan kualitas produk di sejumlah e-commerce sebelum memutuskan membeli suatu barang. Para milenial juga tidak segan merekomendasikan e-commerce atau toko daring favorit mereka kepada teman-teman mereka.

Meskipun memiliki potensi besar, e-commerce di Indonesia masih memiliki beberapa tantangan, di antaranya jumlah produk lokal yang masih kalah kuantitas jika dibandingkan dengan impor dan edukasi konsumen tentang transaksi berbelanja online yang aman. Produk asal Indonesia yang dalam platform e-commerce masih di bawah 10%. “Ini menjadi tantangan bersama agar membuat ekonomi digital tidak hanya besar karena Indonesia sebatas sebagai market,” ujar Ketua Indonesia E-commerce Association (idEA), Ignatius Untung, di Satrio Tower, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Karena itu, idEA ingin memberikan kontribusi signifi kan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas e-commerce dari tiap-tiap platform anggotanya. Selain itu, idEA berkomitmen mengedukasi masyarakat dan para pelaku ecommerce untuk menciptakan transaksi daring yang aman dan nyaman.

Daring ke luring

Dalam tahap lanjut, idEA terus berkolaborasi dengan para pelaku e-commerce dan pemerintah dalam menciptakan regulasi yang menguntungkan semua pemangku kepentingan. Untuk mencapai itu, terdapat dukungan pemerintah terhadap perkembangan e-commerce, seperti Perpres Nomor 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik. Peta ini bertujuan mendorong percepatan dan pengembangan sistem perdagangan
nasional berbasis elektronik (e-commerce), usaha pemula (startup), pengembangan usaha, dan percepatan logistik.

“Untuk menjalin hubungan baik antara konsumen, pelaku industri, dan para mitra industri secara berkesinambungan, salah satunya kami mengintegrasikan kanal online ke ranah offline (luar jaringan/luring) melalui Pasar idEA 2019,” papar Untung. Pihaknya berencana menggelar pameran itu di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada 15-18 Agustus 2019.

Ketua Pasar idEA 2019, Joseph Koko Hardjanto, menambahkan bahwa ajang tersebut merupakan momentum bagi pelaku industri e-commerce untuk dapat terhubung secara real-time dengan para pelanggan, memperkuat hubungan untuk membangun kepercayaan melalui berbagai kegiatan atraktif. “Dengan demikian, tercipta keterikatan kepada konsumen yang berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan,” ujarnya.

Selama empat hari pa meran, Pasar idEA 2019 akan menghadirkan produk-produk multiindustri, talkshow, dan workshop sebagai ajang edukasi pasar serta berbagai hiburan menarik.

Bambang Setiawan selaku Presiden Direktur Traya Eksibisi Internasional mengatakan, pameran merupakan salah satu alat untuk mempertemukan pelaku industri dengan konsumen loyalnya secara langsung. “Sebagai pameran pertama, target kami tidak muluk-muluk, sekitar 120 ribu pengunjung bisa meramaikan Pasar idEA 2019,” pungkas Bambang. (S-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya