Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kurang lebih 2 bulan pasca kebakaran Museum Nasional Indonesia, Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya atau Indonesian Heritage Agency (IHA), terus melakukan proses pemulihan objek-objek bersejarah yang terimbas insiden tersebut. Hingga saat ini, disebutkan sudah ada sekitar 728 objek yang berhasil diidentifikasi.
Sub Koordinator Konservasi IHA, Nahar Cahyandaru, mengatakan, objek-objek yang berhasil diselamatkan saat ini sudah berada di ruangan sementara dan pada November-Desember ini tengah dilakukan upaya konservasi.
“Setelah ini kami akan restorasi, kemungkinan dilakukan tahun depan. Sehingga, untuk objek-objek yang pecah akan kami sambung, yang retak akan kami rekatkan dan buat objek yang mengalami perubahan-perubahan bentuk, kami coba kembalikan ke semula. Semua akan dilakukan setelah diremediasi,” ungkap Nahar dalam dialog publik di Jakarta, Kamis (7/12).
Nahar menyebut pihaknya tidak bisa memastikan kapan seluruh objek-objek bersejarah itu selesai direstorasi dan dapat kembali dipajang. Menurutnya, dalam melakukan pemulihan benda-benda bersejarah butuh kehati-hatian dan masing-masing objek memiliki tingkat kesulitan masing-masing.
Dalam proses restorasi, IHA akan dibantu pihak eksternal mulai dari para ahli dalam negeri, beberapa akademisi, peneliti dan hingga pihak internasional yang biasa menangani permasalahan cagar budaya.
“Kami akan mulai (proses restorasi) dengan skala prioritas, objek mana yang lebih didahulukan. Tolok ukur ada beberapa, misalnya dari sisi laju korosinya, berikutnya kami pertimbangkan dari value, kemudian juga kami akan mempertimbangkan ada beberapa koleksi yang akan dipamerkan di Januari atau Februari,” terang Nahar.
Upaya maksimal tentunya bakal dilakukan Nahar dkk untuk dapat merestorasi objek-objek bersejarah itu, namun sayang tidak semua objek yang terbakar dapat dipulihkan, terkhusus benda-benda yang terbuat dari material kayu atau kain yang sulit untuk diperbaiki.
“Untuk benda-benda bermaterial kain atau kayu, kami hanya bisa menerima kondisi itu, kemudian membuat dia minimal tidak semakin rusak. kami tidak bisa berharap banyak bahwa dia akan kembali seperti semula,” terangnya. (M-2)
Target ini disertai dengan fokus pada kualitas kunjungan, melalui penguatan kurasi pameran, program edukasi, serta peningkatan kenyamanan pengunjung.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
GURU besar ilmu sejarah Universitas Indonesia, Anhar Gonggong, menilai kenaikkan harga tiket masuk Museum Nasional terutama untuk pelajar sangat berat dan bisa membatasi siswa untuk belajar.
Kebijakan kenaikan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan pelayanan, perawatan, pengamanan koleksi, pemeliharaan, dan penambahan koleksi
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebuah ledakan besar akibat kebocoran gas melanda pemukiman di pusat kota Utrecht, Belanda. Empat orang terluka dan evakuasi warga segera dilakukan.
Damkarmat Kota Kendari mengerahkan tujuh mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran yang terjadi sejak pukul 05.18 WITA dan menghanguskan 15 kios, dua ruko, serta satu minibus.
Anggota DPRD DKI Kevin Wu mendesak percepatan investigasi kebakaran di Teluk Gong yang menewaskan 5 orang.
SWISS sedang dilanda salah satu tragedi terburuknya setelah kebakaran melanda satu bar di kawasan Alpine saat perayaan Malam Tahun Baru. Ini menewaskan lebih dari 40 orang.
BAR Le Constellation di resor ski Crans-Montana, Swiss, memiliki pintu keluar darurat. Sebagian besar orang di dalam tempat tersebut akan kesulitan menemukannya setelah kebakaran terjadi.
KEMBANG api yang diletakkan di atas botol sampanye tampaknya menjadi sumber kebakaran yang melanda satu bar yang ramai di Swiss selatan pada Hari Tahun Baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved