Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kualitas udara di wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya sudah masuk kategori tidak sehat. Menghirup udara yang tidak sehat setiap hari tentu akan memengaruhi kesehatan.
Efek kesehatan dari polusi udara sangat serius. Sepertiga kematian akibat stroke, kanker paru-paru, dan penyakit jantung disebabkan oleh polusi udara. Seperti dilansir dari situs resmi WHO. kualitas udara yang buruk memiliki efek yang setara dengan merokok dan jauh lebih tinggi daripada efek mengonsumsi terlalu banyak garam.
Sebab itu, penting untuk menjaga kesehatan, terlebih saat kondisi udara sedang buruk. Melansir dari situs times of India, berikut beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan saat kualitas udara sedang buruk.
1. Hindari olahraga di luar ruangan
Perbanyak waktu di dalam rumah, tutup pintu dan jendela. Selain itu, hindari berolahraga di luar ruangan di daerah yang polusinya tinggi. Hindari berolahraga seperti berlari atau berjalan di area dengan lalu lintas tinggi. Sebab, karena kendaraan di jalan raya yang ramai dapat menimbulkan tingkat polusi di sekitarnya. Selain itu, batasi anak-anak bermain di luar ruangan ketika kualitas udaranya buruk.
2. Periksa tingkat kualitas udara
Terdapat beberapa aplikasi yang tersedia yang dapat diunduh secara gratis untuk melihat tingkat kualitas udara di area Anda berada. Anda bisa melihat polusi udara sebelum hendak bepergian.
3. Gunakan masker
Anda dianjurkan menggunakan masker saat bepergian. Masker dapat menghambat dan menyaring udara kotor, seperti masker N90, N95 atau KN99 yang mampu menyaring udara yang kotor sebelum terhirup oleh hidung.
4. Jaga pola hidup sehat
Konsumsilah buah-buahan yang kaya akan Vitamin C, magnesium, dan makanan yang kaya akan asam lemak omega. Makan makanan sehat akan membantu mengalahkan efek buruk polusi dengan menjaga kekebalan Anda. Selain itu, tidur dan minum air putih yang cukup, berhenti merokok, dan aktif berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh.
5. Menggunakan penyaring udara
Meski pintu dan jendela rumah ditutup, udara kotor dari luar rumah juga masih mungkin masuk ke dalam rumah. Penggunaan penyaring udara dapat membantu menyaring udara kotor yang masuk ke dalam rumah. Sehingga udara di dalam rumah bisa bersih dan segar kembali.
6. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi
Kita bisa beralih dari transportasi pribadi ke transportasi umum untuk berkontribusi mengurangi polusi udara. Selain itu, menggunakan berbagai macam transportasi umum yang tersedia seperti bus, kereta, dan lainnya dapat membuat Anda juga lebih aktif bergerak.
7. Menempatkan tanaman penyaring polusi
Tanaman seperti Aloe Vera, Ivy dan Spider Plant merupakan beberapa jenis tanaman yang dapat membantu menjaga udara tetap segar dan bersih. Anda dapat menempatkan tanaman tersebut di area rumah. (M-3)
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved