Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pascapandemi Covid-19, sebagian masyarakat Indonesia banyak yang berwisata ke luar negeri. Hal ini tentu menjadi peluang bagi para pelaku usaha agen travel di Tanah Air. Salah satunya OneTwoTripID. Agen travel yang mulai berdiri sejak Oktober 2022 itu melihat adanya peluang bisnis sekaligus bisa menghadirkan itenary perjalanan wisata dengan harga murah.
CEO OneTwoTripID, Geraldo Pangalila mengatakan banyak orang Indonesia yang menyukai jalan-jalan ke luar negeri. Dengan bekal pengalaman pernah bekerja sebagai tour leader dan fitness industry, pria yang akrab disapa Aldo ini selanjutnya berkolaborasi dengan rekannya, Mutiara Amaliani untuk mendirikan OneTwoTripID.
“Kami sama-sama pernah bekerja sebagai Tour Leader di tempat lama. Selain itu, saya juga punya background di fitness industry, sementara Mbak Mutiara pernah bekerja di corporate retail and fashion. Ternyata kami punya visi dan misi yang sama sehingga akhirnya muncul OneTwoTripID,” kata Aldo dalam keterangan resminya.
Karena itulah, lanjut Aldo, ada banyak keunggulan yang bisa ditawarkan dalam paket wisatanya. Keunikan keunggulan tersebut tujuannya untuk menyasar pasar yang lebih luas dan selama ini belum tersentuh.
“Ada tiga fokus utama dalam paket wisata kami. Pertama, open trip dengan cicilan murah. Kedua, wisata untuk umat nonmuslim dengan harga terjangkau dan kekinian ke Holyland (Yerusalem). Ketiga, wisata dengan konsep company gathering yang lebih fokus business to business (B2B),” lanjut Aldo.
“Saya melihat adanya peluang untuk menghadirkan traveling dengan harga murah tetapi fasilitasnya tetap istimewa. Sebagai contoh, dengan itenary harga tertentu, kita masih bisa memberikan layanan yang istimewa dan bonus buat para traveler,” terang Mutiara, selaku CEO OneTwoTripID. (M-3)
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved