Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNGAI Tigris merupakan salah satu sungai yang memunculkan peradaban tertua di Timur Tengah, termasuk Irak. Seperti di negara lainnya yang dialiri sungai, perahu, terutama yang tradisional, menjadi sarana transportasi warga sehari-hari yang tinggal di tepian sungai. Namun, seiring perkembangan zaman, perahu-perahu jenis ini mulai tergantikan oleh yang lebih modern menggunakan mesin bermotor.
Di Irak, para pemuda, terutama seniman, kini berupaya menghidupkan kembali perahu tradisional itu melalui sebuah festival perahu. "Kapal kayu yang memanjang dengan busur dan buritan meruncing yang dikenal sebagai meshhouf ini telah ada sejak zaman Sumeria," kata penyelenggara acara Rashad Salim.
Selain oleh perahu modern, keberadaan kapal kayu ini terancam oleh faktor alam lantaran sungai Tigris semakin mengering akibat perubahan iklim. “Irak harus menyelamatkan perahu-perahu ini dari kepunahan. Ia aspek penting peradaban kita yang telah ada selama empat atau lima milenium", kata Salim, salah satu pendiri Safina Projects, yang bekerja untuk melestarikan budaya berperahu tradisional Irak.
Salim, 62, adalah seorang pelukis, pematung, dan seniman lingkungan dengan selera petualangan yang tinggi. Di masa mudanya, ia bergabung dengan penjelajah Norwegia terkenal Thor Heyerdahl dalam perjalanan laut yang panjang dengan kapal buluh tradisional Irak.
Lima tahun lalu, Salim berangkat untuk menemukan pembuat meshhouf terakhir di Irak. Ia lalu membawanya ke Huweir di tepi rawa-rawa Mesopotamia yang terkenal, dan memesan untuk dibuatkan perahu. Salim kemudian pergi ke klub bahari dan membantu membentuk tim yang akan mengajari anak muda cara menavigasi perahu tersebut
Terkait lingkungan
Festival yang diikuti 18 perahu di Tigris di Bagdad adalah peristiwa penting dalam upaya Salim untuk mewariskan budaya tradisional. Dalam festival itu, para pedayung muda bergantian mengayuh di kiri dan kanan perahu. Beberapa, di antara mereka hanya sempat berlatih beberapa minggu menjelang acara tersebut. Semua tampak gembira.
“Meshhouf adalah bagian dari sejarah dan warisan negara, kata salah satu dari mereka, Omar Youssef, 21, yang memiliki pengalaman berlayar dan berselancar angin. “Olah raga itu (selancar) bergantung pada angin, Anda harus menjaga keseimbangan tubuh Anda", , sedangkan menggerakkan meshhouf Anda harus bekerja dengan bahu dan lengan,” imbuhnya.
Tujuh klub meshhouf telah didirikan di Bagdad, provinsi tengah Babilonia dan sebagian Irak selatan, dengan dana dari Inggris dan Aliph Foundation, yang bekerja untuk melindungi warisan budaya di zona konflik.
Irak masih belum pulih dari dekade kediktatoran dan perang, dan juga menghadapi tantangan lain berupa perubahan iklim. Irak kerap dilanda panas terik dan badai pasir. Penurunan curah hujan serta debir air bendungan di hulu, telah mengurangi aliran sungai Tigris dan Efrat, tempat peradaban kuno pernah berkembang.
Salim mengeluhkan kondisi sungai yang dianggapnya mengerikan karena meningkatnya salinitas air dan polusi. Tujuan utamanya menggelar festival ini, kata dia, adalah untuk membuat pemuda Irak terhubung dan peduli dengan lingkungan. (AFP/M-3)
Nelayan berharap pembagian bantuan ke depan benar-benar tepat sasaran.
Penurunan aktivitas perdagangan semakin terasa sejak pandemi covid-19.
PERHIASAN itu tampak indah, diantaranya ada kalung, cincin, anting yang memiliki bentuk seperti daun semanggi (clover leaf). Rupanya, perhiasan bertajuk Star Leaf oleh Goldmart
Di tengah derasnya arus modernisasi dan gempuran teknik percetakan dalam industri batik, Aisha Nadia tetap teguh menjaga warisan budaya batik tulis tradisional.
Dian Sastrowardoyo yang didapuk menjadi ikon Indonesia Bertutur 2024 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Seni tradisional Indonesia, sebagai benteng kebudayaan Nusantara, semakin tergerus di tengah arus perubahan zaman.
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
WAKIL Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan pentingnya peran budaya dan pendidikan sebagai kekuatan lembut (soft power) yang mampu memperkuat posisi Indonesia di panggung global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved