Selasa 08 November 2022, 11:00 WIB

Sering Bernostalgia dapat Tingkatkan Kesejahteraan Jiwa

Nike Amelia Sari | Weekend
Sering Bernostalgia dapat Tingkatkan Kesejahteraan Jiwa

Unsplash.com/Roberto Nickson
Ilustrasi: Persahabatan

 

Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Experimental Social Psychology belum lama ini mengungkapkan bahwa semakin sering bernostalgia, semakin autentik perasaan seseorang dan semakin memiliki konsekuensi positif bagi kesejahteraan psikologis.

Faktor-faktor yang meningkatkan kesejahteraan psikologis (psychological well-being atau PWB) sering dipelajari dan dimanfaatkan sebagai komponen terapi. Namun, untuk beberapa faktor, tidak selalu jelas mengapa hal itu dapat meningkatkan kesejahteraan jiwa.

Studi sebelumnya telah menemukan bahwa pemikiran nostalgia meningkatkan PWB.  Nicholas Kelley dan rekan-rekannya dari beberapa universitas berbeda mulai menjawab pertanyaan mengapa pemikiran tentang nostalgia dapat meningkatkan kesejahteraan jiwa dengan serangkaian empat penelitian.

Melansir dari situs psypost.org, hipotesis mereka adalah perasaan autentik, yang dihasilkan oleh pemikiran nostalgia yang meningkatkan PWB.  Memahami bagaimana perilaku atau kognisi meningkatkan PWB memberikan peluang untuk menetapkan metode inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Yang pertama dari empat studi mengonfirmasi hubungan antara nostalgia, PWB, dan keaslian.  Dalam studi ini, otentisitas didefinisikan sebagai "perasaan bahwa seseorang sejalan dengan dirinya yang sebenarnya."  Kesejahteraan psikologis dinilai dengan Brief Inventory of Thriving (BIT).

Studi kedua menunjukkan bahwa nostalgia meningkatkan keaslian.  Studi ketiga menemukan keaslian meningkatkan PWB, dan studi keempat menemukan keaslian meningkatkan PWB di semua konsep kesejahteraan.  Ada 2423 peserta berusia 18-78 yang terlibat dalam penelitian ini, sekitar 50% berasal dari Amerika.

Hasilnya para peneliti menemukan autentik yang diinduksi dengan nostalgia, menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam semua komponen kesejahteraan psikologis (hubungan sosial, vitalitas, kompetensi, makna hidup, optimisme, dan kesejahteraan subjektif).

Temuan ini menunjukkan bahwa kenangan yang menyenangkan dapat mendorong perasaan autentik dan dengan demikian meningkatkan kesejahteraan psikologis.(M-3)

 

Baca Juga

MI/Tiyok

Jon Bodo: Reuni

👤Tiyok 🕔Minggu 04 Desember 2022, 05:55 WIB
MAU kemana...
FOTO: DOK YAHYA ANDI SAPUTRA

Permainan Tradisional Anak Betawi

👤Yahya Andi Saputra 🕔Minggu 04 Desember 2022, 05:45 WIB
WAK-WAK kung nasinye nasi...
Butet K

Bung Sentil: Jadi Pemimpin

👤Butet K 🕔Minggu 04 Desember 2022, 05:35 WIB
SEKARANG yang mau demo ke istana bukan hanya preman...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya