Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER gigi Rosdiana Nurul Annisa dari RS Pelni, yang merupakan rumah sakit milik BUMN pelayaran PT Pelni (Persero), menganjurkan untuk berkumur sekali saja setelah menyikat gigi di tengah anggapan yang beredar mengenai tidak perlu berkumur setelah gosok gigi.
"Berdasarkan jurnal dan penelitian, tidak ada perbedaan yang signifikan antara berkumur sekali setelah sikat gigi dan tidak berkumur setelah sikat gigi," kata dokter yang menyelesaikan pendidikan spesialis konservasi gigi di Universitas Indonesia itu, dikutip Rabu (26/10).
Oleh karena itu, dia menganjurkan masyarakat untuk tetap berkumur sekali saja setelah menyikat gigi.
Baca juga: Dokter Ingatkan Agar Segera Sikat Gigi Setelah Makan
Hal senada dikemukakan dokter gigi spesialis konservasi Dewi Isroyati dari Universitas Indonesia.
Dewi mengatakan berkumur tetap perlu setelah menyikat gigi karena kandungan pasta gigi di Indonesia tidak murni berisi flouride.
"Yang lebih penting adalah waktu sikat gigi, teknik sikat gigi yang benar, dan kontrol ke dokter gigi enam bulan sekali," katanya.
Sikatlah gigi dengan sikat gigi berbulu halus dan bagian kepala sikat yang tidak terlalu besar bisa menjangkau seluruh gigi dengan durasi minimal dua menit. Bersihkan juga sela-sela gigi dengan benang gigi untuk menghilangkan makanan yang terselip.
Bukan cuma soal waktu menyikat, tekanan saat menyikat gigi juga harus diperhatikan. Tekanan yang berlebihan dapat menimbulkan masalah abrasi gigi.
Cairan untuk berkumur nonalkohol boleh dipakai setelah menyikat gigi, namun frekuensi pemakaian cukup sekali sehari.
Dia mengingatkan masyarakat untuk rutin mengontrol kondisi gigi dan mulutnya setidaknya enam bulan sekali untuk mengecek apakah ada keluhan di rongga gigi.
Selain itu, harus ada jeda dari waktu makan dan menyikat gigi, setidaknya 30 menit, agar kandungan asam yang berasal dari glukosa sudah menurun.
Bila menyikat gigi dilakukan persis setelah makan, kandungan asam dalam rongga mulut masih banyak dan justru akan menyebarkan asam ke seluruh gigi akibat disikat. Itulah mengapa, waktu terbaik menyikat gigi adalah ketika kandungan asam sudah menurun.
Selain setelah sarapan, sikat juga gigi sebelum tidur karena sisa asam yang tidak dibersihkan juga bisa berakibat buruk bagi gigi (Ant/OL-1)
Dekan FKG USK Profesor Cut Soraya Sp.KG melalui Media Indonesia, Selasa (16/9) mengatakan, kegiatan ini FKG melayani pengobatan gigi dan mulut secara gratis.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatakan gigi karies menjadi yang paling sering ditemukan pada masalah gigi.
Dengan memperhatikan pertumbuhan gigi anak secara maksimal, bisa membantu mengurangi permasalahan gigi yang lebih kompleks.
Morning sickness dapat menyebabkan asam lambung menggerogoti email gigi, sehingga gigi mudah rusak.
IDEC menggarisbawahi perlunya ekosistem dalam industri kesehatan gigi dan mulut demi terciptanya kemajuan teknologi di bidang kesehatan.
Mouth wash disebut dapat mengurangi setidaknya 99,9% kuman penyebab bau mulut dan plak.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Bedah ortognatik merupakan prosedur korektif untuk menangani kelainan posisi rahang yang dapat memengaruhi fungsi mengunyah, berbicara, bernapas, serta estetika wajah.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Infeksi HIV/AIDS tak hanya berdampak sistemik, tetapi juga sering kali memunculkan gejala di rongga mulut yang dapat menjadi indikator awal infeksi.
Pembiaran bisa berpotensi menyebabkan pembengkakan gusi atau lubang semakin besar, dan pada akhirnya, kemungkinan terburuk adalah gigi harus dicabut.
Masyarakat cenderung menunda melakukan perawatan gigi karena kekhawatiran pada harga yang tidak pasti dan kurangnya informasi mengenai layanan yang dibutuhkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved