Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KESADARAN akan kebersihan gigi dan mulut belum menjadi prioritas perhatian masyarakat. Padahal, bau mulut yang tak sedap pun memiliki dampak negatif dalam pergaulan seperti halnya bau badan yang baru-baru ini viral.
Selain menyikat gigi dengan baik dan benar, salah satu cara untuk menjaga bau mulut adalah dengan memakai mouth wash.
Jelita muslimah tak perlu kuatir, tersedia mouthwash tanpa alkohol yang aman dan halal diguakan. Mouth wash dapat mengurangi setidaknya 99,9% kuman penyebab bau mulut dan plak.
Baca juga : 11 Tips agar tidak Bau Mulut
Selain itu, Jelita perlu tahu bahwa mouth wash dapat merawat kesehatan gusi, mencegah gigi berlubang dan pembentukan karang gigi. Terakhir, dengan mouthwash memastikan kualitas nafas Jelita yang segar untuk siap beraktivitas kapan saja, meskipun baru saja bersantap.
Menyambut Bulan Kesadaran Gigi dan Mulut pada September ini, Listerine mouth wash dari Kenvue meluncurkan Kampanye “Complete the Clean with LISTERINE®”. Kampanye ini mendorong penciptaan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) dalam Pemakaian Mouthwash Secara Terus Menerus Dengan Peserta Terbanyak.
“Mengajak masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesadaran kesehatan mulut melalui inisiatif penciptaan rekor Pemakaian Mouthwash Secara Terus Menerus Dengan Peserta Terbanyak sangatlah menarik. Kami berharap banyak masyarakat yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan bersama-sama menciptakan rekor ini untuk Indonesia yang lebih sehat," kata Andre Purwandono, Senior Customer Relations Manager Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
"Tujuan utama dari kampanye ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia betapa pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Tentunya, kami hadir untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat berekspresi dengan lepas dalam segala kegiatan berkat mulut yang bersih dan sehat," kata Fika Yolanda, Associate Marketing Director Kenvue Indonesia.(H-2)
Dekan FKG USK Profesor Cut Soraya Sp.KG melalui Media Indonesia, Selasa (16/9) mengatakan, kegiatan ini FKG melayani pengobatan gigi dan mulut secara gratis.
PROGRAM Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatakan gigi karies menjadi yang paling sering ditemukan pada masalah gigi.
Dengan memperhatikan pertumbuhan gigi anak secara maksimal, bisa membantu mengurangi permasalahan gigi yang lebih kompleks.
Morning sickness dapat menyebabkan asam lambung menggerogoti email gigi, sehingga gigi mudah rusak.
IDEC menggarisbawahi perlunya ekosistem dalam industri kesehatan gigi dan mulut demi terciptanya kemajuan teknologi di bidang kesehatan.
Selain teknik pembersihan gigi, edukasi kesehatan rongga mulut juga harus mencakup aspek gaya hidup, terutama pola makan.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Peneliti dari University at Buffalo menemukan bahwa air liur mengalami evolusi cepat pada primata, dipengaruhi pola makan dan lingkungan.
Peneliti King’s College London menemukan keratin dari rambut dan kulit mampu memperbaiki serta melindungi enamel gigi, bahkan lebih efektif dari fluoride.
Menyikat gigi dua kali sehari belum tentu cukup. Simak empat kesalahan umum menurut ahli gigi yang bisa membuat gigi rusak meski sudah rajin sikat gigi.
Penelitian terbaru menemukan orang dengan gigi berlubang dan penyakit gusi memiliki risiko stroke 86% lebih tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved