Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Para peneliti di SLAC National Accelerator Laboratory di Stanford University hampir menyelesaikan pembuatan kamera digital terbesar di dunia. Kamera setinggi 1,65 meter itu akan digunakan oleh proyek Legacy Survey of Space and Time (LSST) selama 10 tahun.
Penciptaan kamera tersebut bertujuan untuk merekam kondisi langit malam dengan visual yang lebih spesifik dan detail daripada eksperimen yang pernah dilakukan sebelumnya oleh para peneliti ruang angkasa. Setelah selesai dikembangkan, kamera itu akan dibawa dengan pesawat Boeing 747 dan truk besar, lalu ditempatkan di observatorium luar angkasa Vera C. Rubin di puncak Gunung Cerro Pachon, Cile pada 2024 nanti.
Seperti dikutip dari New Scientist, Kamis (13/10), data-data dari galaksi yang difoto kamera itu akan dikumpulkan untuk meningkatkan pemahaman manusia terhadap luar angkasa. Selain itu membantu ilmuwan untuk mengetahui materi gelap luar angkasa yang misterius, dan memahami terbentuknya galaksi. Fungsi kamera itu tidak beda jauh dari kamera digital lainnya, tetapi kamera ini memiliki berbagai kelebihan.
Kamera tersebut memiliki spesifikasi 189 sensor sebesar 42 milimeter yang akan digunakan untuk mengambil foto cahaya dari bintang-bintang. Bahkan dengan jumlah 3,200 megapixel atau 3,2 gigapixel, kamera digital itu mampu untuk menangkap foto debu Bulan karena kamera itu memiliki lensa sebesar 1,57 meter.
Dengan bidang pandang 9,6 derajat persegi yang berukuran hampir 40 kali lebih besar dari ukuran Bulan jika dilihat dari Bumi, para astronom dapat menangkap variasi kecerahan 37 miliar bintang dalam pandangannya, serta ketidakstabilan periodik lainnya yang sebelumnya tidak mungkin untuk diamati.
Pemimpin tim proyek LSST, Vincet Riot mengungkap, sensor kamera itu sangat mahal dan harus dipasang hati-hati, sehingga para peneliti harus memasang sensor itu bagaikan memarkirkan mobil Lamborghini.
"Kamera ini telah diakui oleh Guinness World Records sebagai lensa optik terbesar yang pernah dibuat dan mampu mengambil gambar hingga 15 terabyte setiap malam, ukurannya kira-kira seperti mobil kecil yang beratnya hampir 2800 kg," ujar Riot seperti dilansir dari The Independen. (M-3)
Teleskop raksasa Tiongkok ini akan ditempatkan di Kota Delingha, Provinsi Qinghai, pada ketinggian sekitar 4.800 meter di atas permukaan laut.
Asteroid KY26, target terbaru misi Hayabusa2, ternyata jauh lebih kecil dari perkiraan. Observasi teleskop dunia, termasuk Very Large Telescope (VLT) di Chile dengan dukungan radar.
Baru-baru ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble berhasil menangkap gambar sebuah bintang yang meledak menjadi supernova, baik sebelum maupun sesudah.
TELESKOP Sinar-X Medan Lebar (WXT) milik Einstein Probe berhasil mendeteksi semburan sinar-X berenergi rendah
Proyek energi terbarukan AES Energy di Chile berisiko merusak pengamatan astronomi dari Teleskop Sangat Besar (VLT) di Observatorium Paranal, yang terletak di Gurun Atacama.
Astronaut NASA Suni Williams dan Nick Hague berhasil menyelesaikan misi luar angkasa yang kompleks dan bersejarah pada 16 Januari 2025.
Menjelang akhir tahun 2025, seri ponsel baru dari Vivo, yaitu V60 dan V60 Lite, hadir sebagai pilihan utama untuk menemani berbagai kegiatan liburan masyarakat.
Para milenial muda dan Gen Z butuh kamera yang dapat menemani perjalanan kreativitas setiap hari, yang juga mengutamakan keotentikan, kecepatan, dan gaya.
Cukup dengan memindai kode yang tertera di lembar cetakan foto.
Temukan 7 fitur unggulan kamera iPhone 17 Pro: triple kamera 48MP, zoom optik 8x, Dual Capture, hingga video ProRes RAW setara kamera profesional.
Apple rilis iPhone 17 Series 2025 dengan desain elegan, kamera canggih, baterai tahan lama, dan performa super cepat. Simak 7 keunggulannya di sini!
Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan Channel State Information (CSI), yaitu data tentang perubahan sinyal Wi-Fi ketika melewati tubuh dan gerakan seseorang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved