Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Jaimen Hudson memiliki hidup yang bisa dikatakan mulus. Ia tumbuh bersama keluarga yang memiliki hobi menyelam. Orangtuanya adalah instruktur selam. Ia pun belajar menyelam dari mereka. Tapi, saat usianya 17 tahun ia mengalami kecelakaan. Sejak itu hidupnya tidak lagi sama.
Jaimen mengalami disabilitas quadriplegia. Kondisi gangguan saraf yang ditandai dengan melemahnya keempat anggota gerak tubuh (lengan kiri, lengan kanan, tungkai kiri, dan tungkai kanan). Ia pun tidak bisa dengan bebas menyelam. Ia kemudian lebih lekat dengan kegiatan videografi. Jaimen dikenal dengan video-video aerialnya yang mendokumentasikan Paus dan Lumba-lumba.
Perjalanan hidup Jaimen itu didokumentasikan dalam dokumenter From Sky to Sea. Ide itu awalnya datang dari pasangan sinematografer-produser Leighton dan Jodie De Barros. Keduanya melihat perjalanan Jaimen sangat luar biasa, sehingga sangat layak untuk didokumentasikan dan menjadi inspirasi teman-teman disabilitas lain.
“Dokumenter ini berfokus tentang pertumbuhan di kehidupanku bersama keluargaku. Tentang bagaimana insiden kecelakaan motor yang turut mengubah kehidupanku. Dan ini menjadi perjalananku setelah 12 tahun tidak menyelam,” kata Jaimen saat wawancara melalui konferensi video, Selasa, (22/6).
Film From Sky to Sea akan menjadi film penutup di gelaran Festival Sinema Australia Indonesia pada Minggu, (27/6) pukul 20:30 WIB. Sebelumnya film ini tayang pada (19/6). Penonton bisa mengakses www.fsai2021.com untuk mendapat tiket secara gratis.
Selain menunjukkan kehidupan personal Jaimen, From Sky to Sea juga menyuguhkan lanskap coastline Australia. Jaimen, Leighton dan Jodie merekam Paus dan Lumba-lumba di tengah biru pirusnya air laut.
“Sepertinya kami mulai mendokumentasikan ini sejak kelahiran anakku, dan sekarang dia sudah berusia dua tahun,” katanya.
Jaimen pun menyinggung, situasi pendaan untuk film dokumenter di Australia tidak berbeda jauh dengan di Indonesia. Leighton dan Jodie membutuhkan waktu panjang untuk kemudian akhirnya bertemu mitra funding.
“Ya sama situasinya. Kami (dokumenter) di sini pun susah untuk mendapatkan pendanaan. Produserku harus datang ke banyak pihak untuk mendapatkan funding. Ada yang berhasil, tapi banyak juga yang gagal. Dari pihak tv itu pertama datang dari stasiun tv Jepang. Lalu kami juga dapat funding dari Screenwest (organisasi pendanaan dan pengembangan screen di Australia Barat), dan ada juga beberapa perusahaan yang kemudian ikut mendanai.”
Film From Sky to Sea ingin memperlihatkan pada publik luas, teman disabilitas pun mampu meraih mimpinya. Jaimen yang sudah pensiun selama 12 tahun menyelam pun berusaha mewujudkan mimpinya untuk kembali menyelam di laut. Tapi, film ini juga sekaligus ingin memperlihatkan tantangan yang dihadapi para teman disabilitas dalam kehidupan sehari-hari mereka. (M-4)
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Data BPS dalam Survei Sosial Ekonomi pada Maret 2024, sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.
Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Padang, tercatat sebanyak 33 penyandang disabilitas menjadi korban terdampak langsung musibah banjir tersebut.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan FGD investasi inklusif.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Mewujudkan Lingkungan Kerja dan Ekosistem Inklusif bagi Penyandang Disabilitas.
Pengalaman minimnya informasi yang aksesibel memotivasinya menggunakan media sosial sebagai sarana perjuangan untuk menghargai keberagaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved