Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan antariksa Turki, Turkish Space Agency (TUA) baru-baru ini mengumumkan rencana terkait misi penjelajahan luar angkasa. Dalam perhelatan Global Space Exploration Conference (GLEX) 2021, pertengahan pekan lalu, Presiden TUA, Serdar Hüseyin Yildirim mengatakan uji coba misi ke bulan ini akan dimulai pada 2023.
Dalam konferensi yang berlangsung di St. Petersburg, Rusia itu, Yildirim mengatakan bahwa misi telah diresmikan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan pada Februari lalu. Pengumuman dilakukan di tengah-tengah momen Misi Mars Uni Emirat Arab, yang kala itu sedang memasuki orbit Planet Merah.
Hingga hari ini, TUA belum merilis anggaran biaya yang hendak dihabiskan untuk menjalankan misi. Meski demikian, mereka mengatakan nantinya misi akan dijalankan menggunakan roket buatan sendiri. Jika uji coba berhasil, sebuah wahana penjelajah bulan (Lunar Rover) selanjutnya akan dikirim pada 2028 atau 2029.
"Kami bermaksud menggunakan mesin kami sendiri untuk mencapai bulan. Namun dalam fase ini, pesawat luar angkasa kami akan dibawa ke orbit terendah terlebih dahulu melalui kerjasama internasional," tutur Yildirim, seperti dilansir dari Space.com, Minggu, (20/6).
TUA berharap dapat mengumpulkan sampel ilmiah permukaan bulan dari wahana yang diluncurkan. Lebih dari itu, mereka juga berencana mengirim astronotnya sendiri ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk mengerjakan eksperimen ilmiah di tahun-tahun mendatang. Yildirim menjelaskan, pihaknya kini tengah bernegosiasi dengan sejumlah pihak agar dapat segera memulai proses latihan.
Sebagaimana diketahui, program antariksa Turki sendiri sudah dimulai sejak 2018 lalu. Berbagai kritik muncul, lantaran peluncuran program kala itu dilakukan di tengah krisis ekonomi. Meski demikian, program tetap berlanjut lantaran para antariksawan Turki percaya program ini dapat menjadi motivasi untuk bangkit ketimbang mencari 'peluang' di luar negeri. (M-4)
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, mengungkapkan bahwa negara tersebut berhasil menyambut 64 juta pengunjung sepanjang 2025.
Fenomena lithospheric dripping ini juga memperlihatkan suatu hubungan menarik antara pengangkatan dataran tinggi dan penurunan cekungan di area yang sama.
Penghentian penyelidikan antidumping oleh Turki menjadi penegasan atas meningkatnya kredibilitas produk baja nirkarat Indonesia di pasar internasional.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie bertemu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, membahas situasi Gaza dan rencana Pasukan Stabilisasi Internasional.
Seiring meningkatnya misi komersial ke luar angkasa, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan reproduksi yang terabaikan. Apakah manusia siap bereproduksi di orbit?
Fakta mengejutkan datang dari dunia sains, Bumi juga memiliki sesuatu yang menyerupai “ekor” raksasa di luar angkasa.
NAMA seorang romo sekaligus ilmuwan asal Indonesia oleh International Astronomical Union menetapkan nama Bayurisanto sebagai nama resmi sebuah asteroid
NASA laksanakan evakuasi medis pertama dalam sejarah ISS.
NASA merilis foto luar biasa kolaborasi James Webb dan Chandra. Dua galaksi, IC 2163 dan NGC 2207, tertangkap sedang memulai proses tabrakan dahsyat.
Para astronom untuk pertama kalinya berhasil mendeteksi ledakan besar yang dilepaskan oleh sebuah bintang di luar tata surya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved