Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Luar angkasa sering digambarkan sebagai tempat yang sunyi, gelap, dan hampa udara. Tapi, apa sebenarnya penyebab luar angkasa menjadi "kosong"? Artikel ini akan mengulas secara ilmiah kenapa luar angkasa disebut hampa udara.
Hampa udara atau vakum adalah kondisi ketika suatu ruang memiliki sangat sedikit materi—termasuk partikel gas seperti oksigen dan nitrogen. Semakin sedikit jumlah partikel dalam suatu ruang, semakin tinggi tingkat kehampaannya. Dalam fisika, vakum hampir sempurna terjadi ketika jumlah partikel mendekati nol.
Berbeda dengan Bumi yang memiliki atmosfer padat berisi jutaan partikel udara per cm³, luar angkasa memiliki kepadatan partikel yang sangat rendah. Di antara bintang-bintang dan planet, hanya terdapat sekitar 1 hingga 5 atom per sentimeter kubik. Jumlah ini terlalu sedikit untuk mendukung kehidupan atau bahkan untuk menghantarkan suara.
Gravitasi adalah kekuatan yang menarik materi ke arah pusat massa, seperti bintang atau planet. Akibatnya, sebagian besar materi di alam semesta terkonsentrasi di objek-objek besar ini, sedangkan ruang antarobjek menjadi hampir kosong. Inilah yang menciptakan wilayah-wilayah vakum luas di antara benda langit.
Sejak peristiwa Big Bang, alam semesta terus mengembang. Ekspansi ini menyebabkan materi yang ada makin tersebar berjauhan, sehingga ruang di antara galaksi dan bintang menjadi makin kosong. Hal ini juga berkontribusi terhadap kondisi kehampaan di luar angkasa.
Meski disebut “hampa udara”, luar angkasa bukanlah vakum sempurna. Masih terdapat partikel-partikel gas, medan magnetik, radiasi elektromagnetik, hingga fluktuasi kuantum yang sangat kecil. Namun jumlahnya sangat sedikit sehingga tidak cukup untuk menciptakan tekanan udara seperti di Bumi.
Luar angkasa menjadi hampa udara karena minimnya partikel, pengaruh gravitasi yang menarik materi ke pusat massa, dan ekspansi alam semesta yang memperluas ruang kosong.
Meskipun bukan vakum sempurna, ruang antarbintang memiliki tekanan dan kepadatan partikel yang sangat rendah, menjadikannya hampir kosong secara fisik dan kimiawi. (Z-10)
Sumber:
Ilmuwan temukan potensi kacang arab sebagai sumber pangan masa depan utama di Bulan. Cek hasil penelitian NASA terkait ketahanan legum di tanah ekstrem luar angkasa.
Astronom lewat teleskop James Webb temukan planet baru L 98-59 d. Planet lava ini berbau telur busuk dan membuka kategori baru dalam ilmu astronomi.
Melalui tema bertajuk Evolving Universe, pemain PUBG Mobile akan diajak merasakan sensasi bertarung dengan nuansa kedalaman luar angkasa yang tersedia hingga 10 Mei 2026.
Penelitian terbaru mengungkap fenomena mengejutkan di bulan-bulan es seperti Enceladus dan Miranda. Penurunan tekanan akibat lelehan es bisa memicu samudra bawah tanah mendidih.
NASA izinkan astronaut bawa iPhone ke Bulan dalam misi Artemis 2026. Simak aturan berat, tantangan radiasi, dan suhu ekstrem di permukaan lunar.
Komet bernama 41P/Tuttle-Giacobini-Kresak dilaporkan mengalami perlambatan rotasi ekstrem hingga diduga berhenti total, sebelum akhirnya berbalik arah setelah mendekati Matahari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved