Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
Pupil mata berada pada bagian di tengah mata yang berbentuk bulat dan berwarna hitam yang berfungsi sebagai pengatur cahaya. Betul faktor cahaya memengaruhi besar dan kecilnya pupil mata. Ketika ruangan gelap, pupil akan membesar, begitupun sebaliknya.
Selain faktor cahaya, seseorang yang secara alamiah memiliki pupil lebih besar, dianggap lebih cerdas daripada orang lainnya dengan pupil lebih kecil, menurut studi baru.
Dilansir dari dailymail.co.uk, Jumat (4/6), tim dari Institut Teknologi Georgia meneliti relawan yang mengikuti tes penalaran, perhatian, dan memori sehingga dapat diselidiki hubungan antara ukuran pupil dan kecerdasan.
Tim menemukan bahwa selain dikaitkan dengan gairah dan kelelahan, pelebaran pupil dapat digunakan untuk memahami perbedaan individu dalam kecerdasan. Mereka menemukan bahwa semakin besar pupil, semakin tinggi kecerdasannya.
Perbedaan ukuran pupil dapat dilihat secara langsung dengan mata tanpa membutuhkan alat. Tim mengatakan ini bisa jadi karena orang dengan pupil yang lebih besar memiliki hasil yang lebih baik dalam pengaturan aktivitas otak di bagian yang terkait dengan kecerdasan dan memori.
Temuan yang telah dipublikasikan di jurnal Cognition ini melibatkan sebanyak 500 orang yang berusia 18 hingga 35 tahun dari Atlanta untuk melakukan serangkaian tes sembari memantau ukuran pupil mereka dengan alat pelacak mata.
Alat ini menangkap pantulan cahaya dari pupil dan kornea melalui kamera bertenaga tinggi. Mereka diukur saat istirahat sembari relawan menatap layar kosong selama empat menit untuk membuat garis dasar.
Ini memungkinkan tim untuk membuat ukuran pupil rata-rata untuk masing-masing sukarelawan yang akan digunakan untuk melacak perubahan melalui berbagai jenis tes dan aktivitas.
Pupil manusia rata-rata dapat berkisar dari 0,2 hingga 0,8 sentimeter dan dikelilingi oleh iris yang mengontrol ukuran pupil. Begitu tim membuat garis dasar untuk setiap sukarelawan, tim meminta mereka menyelesaikan serangkaian tes yang mengukur berbagai bidang kecerdasan.
Termasuk kemampuan untuk bernalar melalui masalah, kemampuan untuk mengingat informasi dari waktu ke waktu dan kemampuan untuk tetap fokus bahkan ketika terganggu.
Tim menemukan bahwa mereka yang memiliki ukuran pupil yang lebih besar memiliki kinerja yang lebih baik dalam tes perhatian, memori, dan penalaran. Ini menunjukkan hubungan yang kuat antara otak dan mata yang diharapkan para peneliti untuk dipelajari lebih detail di masa depan.
Ukuran pupil berhubungan negatif dengan usia, menemukan bahwa relawan yang lebih tua cenderung memiliki pupil yang lebih kecil dan lebih menyempit.
Tim menemukan ukuran pupil terkait dengan bagian yang dikenal sebagai lokus coeruleus di batang otak bagian atas yang membentang ke seluruh otak melalui koneksi saraf. Ini melepaskan bahan kimia yang berfungsi sebagai hormon di otak, tubuh, dan neurotransmitter untuk proses reguler seperti persepsi, perhatian, dan memori.
Bagian ini juga berperan lebih luas dalam membantu bagian otak yang jauh guna bekerja sama untuk menyelesaikan tugas-tugas rumit.
Hasil utama yang ditemukan bahwa orang dengan pupil yang lebih besar pengaturan yang lebih baik dari bagian otak ini sehingga menguntungkan kinerja kognitif dan kemampuan otak untuk berfungsi. (M-2)
SEBUAH penemuan luar biasa datang dari tim peneliti Rusia yang berhasil menghidupkan kembali tanaman berbunga asal Siberia, Silene stenophylla, dari biji yang telah terkubur 32 ribu tahun.
Ruang lingkup kerja sama antara lain mencakup pelaksanaan penelitian bersama dalam bidang lingkungan hidup dan transisi energi serta program pemagangan bagi mahasiswa Teknik Lingkungan ITY.
Reaksi emosional selama ini kerap dianggap persoalan selera pribadi, dipengaruhi oleh DNA masing-masing individu merespons karya seni.
Para ilmuwan dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat, berhasil mendemonstrasikan bahwa kera besar memiliki kapasitas kognitif untuk "bermain pura-pura" (play pretend).
STUDI dari Spanyol melakukan sebuah penelitian untuk mencoba membantu diagnosis penyakit Alzheimer pada usia 50 tahun. Percobaan itu dilakukan dengan melakukan tes darah.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Sejumlah riseti menunjukkan ada kebiasaan harian yang berkaitan dengan penyusutan volume otak atau brain atrophy.
Makanan cepat saji terasa sangat nikmat karena otak manusia berevolusi menyukai gula, lemak, dan garam. Penjelasan ilmiah ini mengungkap alasan fast food mudah bikin ketagihan.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Tontonan yang diakses secara terus-menerus memicu adiksi yang membuat anak enggan berhenti menatap layar.
Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) atau cairan yang melindungi dan menjaga fungsi sistem saraf pusat bergerak menjauh dari otak.
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved