Selasa 18 Mei 2021, 16:40 WIB

Hindari Bahan-bahan ini Dalam Membuat Kompos

Putri Rosmalia | Weekend
Hindari Bahan-bahan ini Dalam Membuat Kompos

Markus Spiske/ Unsplash
Susu hingga daging adalah bahan yang termasuk harus dihindari dalam pembuatan kompos.

MEMBUAT kompos di rumah kini semakin banyak dilakukan keluarga Indonesia. Kelas-kelas pembuatan kompos pun semakin laris diikuti.

Fenomena itu sangat bagus untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, menghasilkan kompos sendiri juga dapat menghemat pengeluaran untuk membeli pupuk tanaman.

Jika anda termasuk yang otodidak belajar membuat kompos, terdapat beberapa bahan yang disebutkan Badan Lingkungan Hidup Amerika Serikat (EPA) untuk sebaiknya dihindari. Berikut daftarnya:

1.Susu dan produk turunannya
Susu dan produk turunannya seperti mentega, krim, hingga yogurt sebaiknya tidak digunakan untuk membuat kompos. Kandungan pada susu dapat menyebabkan kompos yang dibuat memiliki bau yang lebih tajam. Tak hanya dapat membuat tidak nyaman, bau tersebut juga bisa menarik lebih banyak hama seperti tikus dan lalat.


2.Daging
Meski beberapa pegiat komposting membolehkan, EPA menyatakan berbagai unsur hewani seperti daging, sisa tulang, dan sisa makanan berprotein hewani, sebaiknya disertakan sebagai bahan kompos. Pembusukan bisa menjadi sangat parah dengan bau yang tidak terkontrol. Kandungan pada daging juga bisa menarik serta memunculkan berbagai jenis hama. Mulai dari lalat, tikus, hingga belatung.


3.Arang
Arang mengandung zat-zat yang dapat merusak tanaman. Kompos yang mengandung arang tak akan membuat tanaman menjadi subur melainkan rusak dan tak berkembang.


4.Kotoran Hewan Peliharaan
Meski beberapa jenis kompos dibuat dengan bahan baku kotoran hewan, kotoran hewan peliharaan seperti kucing dan anjing sangat tidak disarankan untuk diolah menjadi kompos. Kotoran hewan yang disarankan untuk menjadi bahan kompos ialah hewan ternak yang hanya mengonsumsi tumbuhan atau herbivora.


5.Paparan Pestisida
Pastikan sisa tumbuhan atau rumput yang akan digunakan membuat kompos tidak terpapar dengan pupuk kimia atau pestisida. Kandungan pestisida berpotensi membunuh bakteri yang bermanfaat untuk menyukseskan proses pembuatan kompos. (M-1)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Belum Potensial

👤Meirisa Isnaeni Staf Bahasa Media Indonesia 🕔Minggu 20 Juni 2021, 06:30 WIB
Hendaknya kita cermat dalam pemilihan diksi. Dengan diksi, pesan yang disampaikan akan mudah dipahami dan tidak akan terjadi...
MI/Ebet

Jangan Menyerah

👤Adiyanto Wartawan Media Indonesia 🕔Minggu 20 Juni 2021, 05:30 WIB
Jakarta, yang besok berulang tahun ke-494, harus...
MI/Ebet

Rukun Agawe Santosa, Crah Agawe Bubrah

👤Ono Sarwono Penyuka wayang 🕔Minggu 20 Juni 2021, 05:10 WIB
GARENG, Petruk, dan Bagong terbengong-bengong ketika tiba di rumah bapak mereka, Semar, di Dusun Klampisireng, pada suatu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya