Sabtu 06 Maret 2021, 08:30 WIB

Manuskrip Kuno Ditemukan, Isinya Tutorial Pembalseman Mumi

Bagus Pradana | Weekend
Manuskrip Kuno Ditemukan, Isinya Tutorial Pembalseman Mumi

Khaled Desouki/AFP
(Ilustrasi) Sebuah papirus yang berusia 3.500 tahun berhasil diterjemahkan dan berisi tutorial pembalseman mumi.

PETUNJUK tertua tentang ritual kuno pembalseman mumi baru-baru ini ditemukan. Tutorial pembalseman itu tertuang dalam manuskrip atau papirus kuno yang berusia sekitar 3.500 tahun.

Dilansir dari livescience.com, Rabu (3/3), Sofie Schiødt, asisten peneliti dari Departemen Studi Lintas Budaya dan Regional Universitas Kopenhagen adalah orang yang berhasil mengungkap isi manuskrip itu. Schiødt mengungkapkan jika separuh dari gulungan papirus tersebut merupakan Koleksi Papirus Carlsberg milik Universitas Kopenhagen di Denmark, sementara separuh lainnya ada di Museum Louvre di Paris. Baru pada 2018 para ahli mengetahui bahwa kedua bagian itu adalah bagian dari gulungan yang sama.

Schiødt menerjemahkan  teks papirus itu untuk tesis doktoralnya. Hasilnya, ia menemukan banyak informasi mengenai ritual pembalseman yang sangat bermanfaat untuk penelitian arkeologi hari ini, seperti cara membuat obat herbal dan menggunakan pembungkus linen merah untuk mengurangi pembengkakan wajah.

Selain itu, pembalseman disebutkan membutuhkan waktu sekitar 70 hari dan dilakukan di sebuah tempat khusus di dekat makam jenazah tersebut. Dua tahap utama dalam pembalseman mumi --pengeringan dan pembungkus-- masing-masing berlangsung selama 35 hari.

"Hari-hari terakhir biasanya dihabiskan untuk kegiatan ritual yang dipercaya untuk mengantarkan jenazah hidup di akhirat," ujar Schiødt.

Deskripsi cara mumifikasi seperti itu sangat jarang ditulis dalam bentuk teks. Hingga saat ini hanya terdapat dua rujukan "manual" kuno yang diketahui. Namun manuskrip yang diterjemahkan Schiødt lebih istimewa karena berasal dari tahun 1450 SM, atau lebih dari 1.000 tahun mendahului teks mumifikasi lainnya. 

Secara keseluruhan, papirus tersebut memiliki panjang sekitar 20 kaki (6 meter)  dengan kedua sisi yang berisi tulisan. Hal itu membuat papirus tersebut sebagai manuskrip medis terpanjang kedua dari Mesir kuno. (M-1)

Baca Juga

 Boris HORVAT / AFP

Anak Berusia 9 Tahun Beri Nama Spesies Baru Spons Laut di Inggris

👤Bagus Pradana 🕔Kamis 15 April 2021, 06:05 WIB
Karena ejaan 'parpal' (ungu) yang khas Norflok, membuat para ahli bersepakat secara bulat dengan usulan anak sembilan tahun...
Sajjad HUSSAIN / AFP)

Kebiasaan Mengonsumsi Madu Ternyata Sudah Dimulai 3.500 Tahun Lalu

👤Galih Agus Saputra 🕔Kamis 15 April 2021, 04:10 WIB
Wilayah ekskavasi Breunig bersama Dunne di Nok kini dianggap sebagai situs perburuan madu tertua yang pernah...
123RF/Katarzyna BiaƂasiewicz

Ini yang Dapat Dilakukan untuk Melalui Masa Duka

👤Irana 🕔Rabu 14 April 2021, 23:11 WIB
Duka adalah proses yang cukup sepi tanpa kita perlu mengisolasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya