Kamis 04 Maret 2021, 17:56 WIB

Capai Kemajuan, Starship SN10 milik SpaceX Mendarat Tanpa Kandas

Bagus Pradana | Weekend
Capai Kemajuan, Starship SN10 milik SpaceX Mendarat Tanpa Kandas

Facebook/Space.com
Starship SN10

Sebuah progres yang menggembirakan berhasil dicapai oleh SpaceX saat uji coba penerbangan roket generasi terbarunya, Starship SN10.

Berbeda dengan dua penerbangan sebelumnya yang berakhir dengan kandas saat pendaratan, SN10  berhasil mempertahankan keseimbangannya dan sukses melakukan pendaratan yang memukau setelah terbang mencapai ketinggian 10 Km.

Uji coba ini sedianya dilakukan pada Hari Rabu (Kamis pagi waktu Indonesia) di Boca Chica, Texas. 

Tiga jam sebelum peluncuran roket ini sempat diwarnai ketegangan karena para insinyur mendeteksi   terlalu banyak dorongan pada salah satu mesin, yang mengakibatkan peluncuran harus diundur dari jadwal yang sudah ditetapkan. Namun setelah para insinyur memutuskan bahwa masalah yang terjadi tidak signifikan, maka peluncuran ini dilanjutkan kembali.

Pada pukul 18.15 EST (sekitar pukul 6.15 WIB) ketiga mesin menyala kembali, dan roket mulai perlahan melintasi langit Texas. Mendekati ketinggian 10 km mesin kemudian mulai dimatikan satu per satu untuk melakukan manuver.

Roket tersebut kemudian melintang ke posisi horizontal, memperlihatkan bagian belly flop-nya sebelum 'menjatuhkan diri' kembali ke Bumi. Saat kembali mendekati areal peluncuran, roket lalu menembakkan kembali mesinnya, untuk kembali ke posisi vertikalnya agar dapat mendarat dengan mulus. 

“Poin kunci dari uji terbang hari ini adalah mengumpulkan data tentang pengendalian wahana kami, dan kami berhasil melakukannya,” ungkap John Insprucker seorang insinyur SpaceX menceritakan webcast perusahaan seperti dilansir nytimes.com, Kamis (4/3).

"Ini ketiga kalinya kami terpesona, seperti kata pepatah - kami telah melakukan touchdown lembut yang sukses di landasan pendaratan," imbuh Insprucker melalui siaran webcast official SpaceX.

Namun beberapa menit kemudian roket tersebut pun meledak karena terjadi kebocoran di tangki propelan pada mesin pendorongnya. Ledakan besar tersebut pun sempat diabadikan oleh kamera video dalam situs web NASA Spaceflight yang masih merekam beberapa menit setelah pendaratan. (NYTimes/CNBC/M-2) 

Baca Juga

Rehman Asad / AFP

AS Utus John Kerry ke Tiongkok Bahas Perubahan Iklim

👤Adiyanto 🕔Rabu 14 April 2021, 12:05 WIB
Misi Kerry dilakukan sebagai persiapan untuk KTT iklim virtual yang digagas Presiden Joe Biden yang bakal dihelat pekan...
Yuki IWAMURA / AFP

Jepang Berencana Buang Air Limbah Nuklir Reaktor Fukushima ke Laut

👤Putri Rosmalia 🕔Rabu 14 April 2021, 08:15 WIB
Penolakan terus datang dari berbagai pihak. Mulai dari nelayan lokal, aktivis lingkungan, serta pemerintah...
tangkapan layar google

Google Luncurkan Tiga Fitur Baru di Bulan Ramadan

👤Adiyanto 🕔Rabu 14 April 2021, 07:20 WIB
Dengan Asisten Google, Anda juga dapat diingatkan waktu sahur cukup dengan bicara “bangunin sahur jam 3...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya