Selasa 12 Januari 2021, 14:00 WIB

Layanan Internet Supercepat Starlink Beroperasi di Inggris

Bagus Pradana | Weekend
Layanan Internet Supercepat Starlink Beroperasi di Inggris

SPACEX / AFP
Sejauh ini, roket Space-X telah meluncurkan setidaknya 830 satelit Starlink yang berfungsi ke orbit Bumi.

PEMERINTAH Inggris telah menyetujui izin operasi untuk layanan internet nir kabel Starlink dari SpaceX. Kini versi beta dari layanan tersebut sedang dalam masa uji coba sejak November lalu.

Juru bicara Otoritas telekomunikasi Inggris, Ofcom seperti dilansir dari Bussines Insider, Senin (11/1), mengatakan,  kehadiran Starlink ini diprediksi akan membawa angin segar terhadap perkembangan teknologi komunikasi di Inggris. Starlink juga akan menjadi kompetitor yang seimbang bagi perusahaan-perusahaan penyedia layanan internet lain di Inggris, seperti Grup British Telecomunication, OneWeb, dan Bharti Global (dari India).

Sebelumnya versi Beta dari layanan internet nir kabel milik taipan teknologi Elon Musk ini mendapatkan apresiasi yang cukup tinggi dari pelanggannya di Inggris. Terbukti dengan banyak pelanggan yang mendaftar paket berlangganan "Better Than Nothing Beta" dari SpaceX ini.

Warga di Inggris yang telah mendaftar uji coba layanan ini akan  menerima kit dari Starlink, dan diwajibkan membayar biaya US$600 (Rp8,5 juta) untuk uang muka penginstalan, dan biaya langganan bulanan US$120 (Rp1,7 juta), untuk langganan bulanan.

Philip Hall, salah seorang warga di pedesaan Devon, barat daya Inggris, yang berkesempatan menikmati layanan beta ini menyatakan, telah menerima router dan terminal Starlink sejak malam tahun baru lalu.

Melalui Starlink, ia mengaku dapat mengakses internet dengan kecepatannya rata-rata 85 Mbps.

"Dalam satu jam kami melakukan zoom dengan cucu-cucu tanpa hambatan, itu luar biasa," ujar Hall.

SpaceX mengatakan dalam email resminya kepada pelanggan yang berpartisipasi dalam uji beta tersebut, bahwa mereka dapat menikmati kecepatan akses rata-rata 50 hingga 150 Mbps. Sebagai perbandingan, Taiwan negara yang layanan internetnya tercepat di dunia rata-rata kecepatannya 85,2 Mbps, sedangkan internet di Indonesia memiliki kecepatan 6,65 Mbps.

Impian Musk mengembangkan teknologi Starlink ini adalah memberikan layanan internet supercepat di dunia, untuk mewujudkan cita-cita tersebut Musk berencana untuk meluncurkan hingga 42.000 satelit. Sejauh ini SpaceX telah meluncurkan setidaknya 830 satelit Starlink yang berfungsi ke orbit Bumi.

Starlink sendiri telah mulai menguji layanan beta-nya di Amerika dan Kanada bagian selatan pada tahun 2020. (M-4)

Baca Juga

Instagram Nimsdai

Capai Puncak K2 di Musim Dingin, 10 Sherpa Tulis Sejarah Dunia

👤Irana 🕔Minggu 17 Januari 2021, 09:44 WIB
Dalam dunia pendakian puncak-puncak dunia yang telah lama didominasi pendaki dan ekspedisi barat --yang mengandalkan Sherpa untuk...
Sumber: Boeing/National Geographic/Gulfnews/Graphic News/Tim Riset MI-NRC

Mengenal Sejarah dan Teknologi Black Box Pesawat

👤Sumber: Boeing/National Geographic/Gulfnews/Graphic News/Tim Riset MI-NRC 🕔Minggu 17 Januari 2021, 04:45 WIB
SEKITAR seminggu lalu, tepatnya Sabtu (9/1), pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 tujuan Pontianak jatuh di perairan...
MI/Tiyok

Berbagi Seru Main di Alam

👤Bagus Pradana 🕔Minggu 17 Januari 2021, 04:00 WIB
Bermain di alam bisa membantu kita belajar kreatif dan mencintai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya