Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini, Planet Mars berada dalam jarak terdekatnya dengan Bumi dan akan tampak saling berdekatan (konjungsi) dengan bulan pada tengah malam hari nanti.
Keduanya akan muncul di ufuk timur, kemudian bergerak ke barat saat malam hari hingga mencapai titik tertingginya di langit selatan.
Menurut situs EarthSky, yang dilandir Dailymail.co.uk, mereka yang tinggal di wilayah dunia bagian selatan, khususnya di kawasan Amerika Latin akan dapat menyaksikan 'Okultisme Bulan', yaitu fenomena ketika Bulan menutupi Planet Mars selama beberapa saat, pada Sabtu malam nanti,
Mars dan Bumi saling berdekatan setiap dua tahun, sebab Mars mengorbit matahari setiap 26 bulan. Hal ini yang menyebabkan Mars selalu mendekat ke Bumi selama dua tahun sekali.
Selama Oktorober pengamat angkasa akan disuguhi berbagai macam fenomena antariksa. Selain Okltisme Bulan yang akan terjadi nanti malam, pada bulan ini juga akan ada hujan meteor Orionid dengan puncaknya yang diperkirakan terjadi pada 21 Oktober.
NASA menyatakan hujan meteor Orionid tahun ini akan menjadi salah satu hujan meteor terindah sepanjang masa yang dapat terlihat di belahan bumi Utara dan Selatan pada tengah malam.
Fenomena Blue Moon juga akan kembali menampakan dirinya di semua zona waktu pada 31 Oktober mendatang. (M-4)
Tardigrada adalah makhluk mikroskopis yang terlihat seperti beruang gemuk sehingga kerap dijuluki sebagai “beruang air.”
Wahana Curiosity milik NASA menemukan formasi geologi unik berbentuk “jaring laba-laba” di Mars. Fenomena boxwork ini diyakini terbentuk dari aktivitas air purba.
Studi terbaru mengungkap gunung berapi di Mars memiliki sejarah erupsi yang jauh lebih rumit dari dugaan semula, didorong oleh sistem magma yang terus berevolusi.
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
Penelitian terbaru mengungkap meteorit Mars Black Beauty menyimpan air purba jauh lebih banyak, memperkuat bukti Mars pernah basah dan layak huni.
Mars berada pada jarak rata-rata sekitar 140 juta mil atau 225 juta kilometer dari Bumi. Jarak tersebut menyebabkan keterlambatan komunikasi, sehingga pengendalian rover secara langsung
Teleskop James Webb (JWST) menangkap detail menakjubkan galaksi spiral NGC 5134. Lihat bagaimana debu kosmik dan bintang muda membentuk siklus kehidupan di luar angkasa.
Penelitian terbaru mengungkap fenomena mengejutkan di bulan-bulan es seperti Enceladus dan Miranda. Penurunan tekanan akibat lelehan es bisa memicu samudra bawah tanah mendidih.
Penelitian terbaru mengungkap batas antara planet raksasa dan bintang kerdil cokelat ternyata sangat kabur. Simak temuan baru para astronom UCLA ini.
Kamera JANUS milik wahana antariksa JUICE berhasil mengabadikan komet antarbintang 3I/ATLAS. Ini adalah objek luar tata surya ketiga yang pernah terdeteksi.
Astronom Universitas Fudan usulkan misi antarbintang kirim pesawat mikro seukuran klip kertas ke lubang hitam untuk uji teori Einstein. Cek detail misinya!
Penemuan baru dari batuan Bulan misi Apollo mengungkap bahwa medan magnet Bulan yang kuat hanyalah ledakan singkat, bukan fenomena permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved