Kamis 14 Mei 2020, 06:30 WIB

Bertandang ke Museum Wayang dalam Satu Klik

Irana Shalindra | Weekend
Bertandang ke Museum Wayang dalam Satu Klik

Google Arts and Culture
Museum Wayang hadir di platform digital.

Tertarik soal wayang? Kini kita bisa mengunjungi museumnya secara digital. Sebab, Selain berbagai museum nasional dan tempat bersejarah yang sudah tersedia, Google Arts & Culture kini menambahkan koleksi Wayang dari Museum Wayang Jakarta dalam platformnya. 

Untuk merayakan keberagaman Wayang, sebuah kesenian mendongeng tradisional yang berasal dari bahasa Jawa ‘bayangan’. Halaman ini akan menampilkan 106 buah Wayang yang yang ditangkap oleh teknologi 'Art Camera' dari Google, 12 pameran interaktif dari beragam jenis hingga busana yang dikenakan setiap Wayang yang khas dengan daerah asalnya.  Pengunjung juga akan dibawa ke 3 tur street view yang dilengkapi dengan panduan audio, ditambah video tutorial tentang cara membuat wayang dari awal, yang cocok untuk menjaga keluarga, pecinta kerajinan, atau bahkan hanya ingin tahu, tetap aktif dan produktif di rumah.

“Sebagai salah satu Mahakarya Seni Bertutur dan Warisan Budaya Kemanusiaan Takbenda atau Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity yang diproklamasikan oleh UNESCO, Wayang tidak hanya sekedar kesenian atau pertunjukkan.  Wayang adalah sebuah Ini adalah media refleksi untuk mewariskan nilai-nilai dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ini adalah warisan penting yang dekat dengan hati kita yang perlu dilestarikan dan dirayakan. Berkat kerja sama antara Google Arts & Culture dan Museum Wayang Jakarta, bagian-bagian penting dari warisan ini telah dilestarikan secara digital dan sekarang ditampilkan untuk umum,” ujar Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dalam siaran pers Google Indonesia. 

Sementara itu, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan, melalui Google Arts & Culture, anak-anak yang sedang menjalani School from Home (sekolah dari rumah) bisa berkenalan dengan warisan budaya bangsa.  "Lebih dari itu, berkat kolaborasi di bidang teknologi, Museum Wayang juga bisa dinikmati tidak hanya oleh lebih banyak orang di Indonesia, tapi juga bisa diperkenalkan ke seluruh dunia” sambutnya. 

Google Arts & Culture telah menjadi mitra inovasi untuk lembaga kebudayaan di seluruh dunia sejak 2011, menyediakan akses ke koleksi seni lebih dari 2.000 museum. Inisiatif ini adalah cara mendalam untuk menjelajahi seni, sejarah, dan keajaiban dunia; yang terus mengembangkan teknologi yang membantu melestarikan dan berbagi budaya di seluruh dunia dan memungkinkan kurator untuk membuat pameran yang menarik secara online dan offline. 

Google Arts & Culture tersedia secara gratis untuk semua orang melalui web di g.co/wayang atau Aplikasi Google Arts & Culture (iOS dan Android).

“Kami memahami pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas suatu negara. Sejak Oktober 2016, kami telah secara aktif bekerja untuk menambahkan lebih banyak konten dari museum Indonesia dan tempat bersejarah nasional ke Google Arts & Culture. Kami berharap dapat terus melestarikan dan merayakan lebih banyak warisan dan budaya Indonesia secara digital di masa mendatang," tutur Ryan Rahardjo, Manajer Senior Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia. (RO/M-2) 


 

Baca Juga

Dok. JFW 2021

Memori Keindahan Alam

👤Putri Rosmalia 🕔Minggu 06 Desember 2020, 03:40 WIB
PANDEMI memunculkan pengalaman akan rasa rindu yang besar pada banyak hal, salah satunya keindahan destinasi...
Dok. Kursien Karzai

Syar’i dan Optimistis

👤MI 🕔Minggu 06 Desember 2020, 03:20 WIB
KEMERIAHAN pergelaran fesyen tidak hanya di Jakarta, melainkan juga di Sidrap, Sulawesi...
MI/SUMARYANTO BRONTO

Supari: Membangun Negeri dengan Hati

👤Bagus Pradana 🕔Minggu 06 Desember 2020, 03:00 WIB
Supari melihat dari tahun ke tahun UMKM di Indonesia besar di bawah, tapi kecil di atas, seperti sebuah segitiga yang sulit dicapai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya