Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN penyakit kala banjir ternyata bukan penyakit ringan saja. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan air banjir bisa sebagai media penularan penyakit menular. Sejumlah penyakit menular yang mengancam ialah demam tifoid, kolera, leptospirosis, dan hepatitis A, serta penyakit yang ditularkan melalui vektor atau patogen, seperti malaria, demam berdarah, demam kuning, dan demam nil barat.
Dari 14 banjir besar yang terjadi secara global antara tahun 1970 dan 1994, hanya di Sudan (1980) yang terjadi wabah penyakit diare besar. Itu pun diperumit karena perpindahan penduduk.
Ada peningkatan risiko infeksi penyakit yang ditularkan melalui air yang tercemar, seperti infeksi luka, dermatitis, konjungtivitis, dan infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan. Namun, penyakit ini tidak rentan terhadap epidemi.
Satu-satunya infeksi yang rawan epidemi yang dapat ditularkan langsung dari air yang terkontaminasi adalah leptospirosis, penyakit bakteri zoonosis. Penularan terjadi melalui kontak kulit dan selaput lendir dengan air, tanah lembab atau tumbuh-tumbuhan (seperti tebu) atau lumpur yang terkontaminasi dengan urin hewan pengerat yang mengandung leptospira.
Ditularkan melalui vektor
Air hujan deras atau meluapnya sungai dapat bertindak sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk. Sehingga meningkatkan potensi paparan populasi yang terkena bencana dan pekerja darurat terhadap infeksi seperti demam berdarah, malaria, dan demam Sungai Nil Barat.
Banjir mungkin awalnya mengusir perkembangbiakan nyamuk, tetapi muncul kembali ketika air surut. Waktu jeda biasanya sekitar 6-8 minggu sebelum timbulnya epidemi malaria.
Epidemi malaria setelah banjir adalah fenomena yang terkenal di daerah endemis malaria. Contohnya, gempa bumi dan banjir di wilayah Atlantik Kosta Rika tahun 1991 dan banjir di Republik Dominika pada 2004.
Risiko wabah sangat meningkat oleh faktor-faktor yang menyulitkan, seperti perubahan perilaku manusia (peningkatan paparan nyamuk saat tidur di luar, jeda sementara dalam kegiatan pengendalian penyakit, kepadatan penduduk), atau perubahan pada habitat yang mendorong perkembangbiakan nyamuk (tanah longsor, penggundulan hutan) , pembendungan sungai, dan pengalihan rute).
Risiko kesehatan lain
Ini termasuk tenggelam, cedera, atau trauma, termasuk tetanus akibat cedera saat banjir. Vaksinasi pasif dengan tetanus imun globulin (Hypertet) berguna dalam mengobati orang yang terluka yang belum divaksinasi secara aktif dan mereka yang luka sangat terkontaminasi, serta orang-orang dengan tetanus.
Hipotermia juga bisa menjadi masalah, terutama pada anak-anak, jika terperangkap di air banjir untuk waktu yang lama. Ada risiko peningkatan infeksi saluran pernapasan karena terpapar (kehilangan tempat tinggal, terpapar air banjir, dan hujan).
Pemadaman listrik yang berkaitan dengan banjir dapat mengganggu pengolahan air dan memasok pabrik sehingga meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air seperti dijelaskan di atas tetapi juga dapat mempengaruhi berfungsinya fasilitas kesehatan. (M-3)
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved