Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Instagaram hari ini mengumumkan detail bagaimana memilih gambar dan akun yang akan direkomendasikan kepada penggunanya atau mengikuti tombol eksplorasi di aplikasi.
Tombol ini biasanya disesuaikan dengan penggunanya, menggunakan data yang dikumpulkan dari apa yang mereka sukai dan simpai di masa lalu. Sehingga semakin aktif seseorang di aplikasi ini akan semakin akurat.
Dalam sebuah postingan grup di blog Facebook Artificial Intelligence (AI), Ivan Medvedev Haotian Wu, dan Taylor Gordon dari Instagram, menulis bahwa mereka ingin mengeksplorasi 'menjadi tempat di mana orang dapat menemukan keseimbangan yang kaya dari dua minat baru bersamaan dengan minat yang ada'.
Guna mengapai tujuan itu, perusahaan menciptakan bahasa komputer baru, Instagram Graph Query Language (IGQL), yang membantu mengkatalog data kebiasaan pengguna dalam jangka pendek dan panjang.
Mereka membangun sistem kecerdasan buatan multi-tier yang mampu membuat 90juta model perkiraan per detik untuk menganalisis data besar para pengguna.
AI mulai menganalisis penggunaan kata-kata dari pengguna targetnya dan mengumpulkan pilihan 'akun awal,' yang telah memposting atau berinteraksi dengan konten yang menunjukkan kebiasaan penggunaan kata yang serupa. Dari 500 pos diambil dari akun awal ini, kemudian dikecilkan AI dalam serangkaian operan, dari 150 menjadi 50, dan akhirnya ke 25 pos paling relevan, kemudian disajikan di tab Jelajahi.
AI mampu beradaptasi dengan sejumlah variabel, seperti menciptakan pilihan yang lebih mirip dengan postingan yang disukai atau tidak disukai pengguna.
Di samping itu Instagram menggunakan sistem penalti untuk beberapa posting dari akun yang sama, guna memastikan daftar tidak disusul sejumlah akun kecil yang memiliki afinitas yang kuat untuk preferensi pengguna.
Instagram juga menyaring postingan yang diduga melanggar kebijakan atau ditandai sebagai informasi yang salah. (Dailymail/M-3)
Baca juga : Ayo Jajal Selfie dari Luar Angkasa!
JOLLA mengumumkan perubahan signifikan pada konfigurasi perangkat terbarunya, Jolla Phone (2026), sebagai respons terhadap tekanan industri yang semakin besar,
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
Instagram resmi hapus enkripsi end-to-end (E2EE) mulai 8 Mei 2026. Simak alasan Meta, dampak privasi, dan cara amankan data chat Anda sebelum dihapus.
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan Los Angeles terkait keamanan Instagram bagi remaja. Terungkap dokumen internal soal efek negatif filter kecantikan dan data pengguna di bawah umur.
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved