Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Ada fakta unik terbaru mengenai kehidupan kaum millenial. Para ahli menyebut, tingkat stres yang dihadapi kaum millenial seperti dalam hal sulitnya memiliki rumah atau mendapatkan pekerjaan telah memicu kemungkinan mereka mudah terserang penyakit jantung atau diabetes tipe 2.
Sebagaimana disitata dari Daily Mail, emosi naik turun yang berulang dalam fase kehidupan awal diketahui dapat meningkatkan tekanan darah dan produksi hormon stres cortisol. Dengan beban hidup yang berat tersebut akan membuat seseorang lebih berisiko terkena serangan jantung ataupun stroke.
Direktur kesehatan The Health Foundation, Jo Bibby memperingatkan generasi saat ini lebih mudah stres karena sering berpindah-pindah. Meskipun dalam hal pekerjaan lebih baik, banyak dari mereka berada dalam pekerjaan kontrak sementara yang berujung pada munculnya kekhawatiran keuangan.
"Hal-hal ini yang nampaknya menjadi masalah sosial bagi mereka, namun sebenarnya adalah masalah kesehatan," kata Bibby.
Bibby menambahkan jika kita ingin mendapatkan kesehatan secara sosial di usia 30 tahun, maka harus berpikir tentang pengalaman yang dialaminya selama ini, baik dalam hal personal, sosial, tempat tinggal ataupun pekerjaan. Pasalnya stres yang dialami karena faktor internal dapat mempengaruhi hormon dan sistem imun seseorang. Jika hal itu terjadi dalam waktu yang lama maka akan turut mempengaruhi fungsi tubuh menjadi abnormal.
"Seratus tahun yang lalu banyak orang meninggal karena penyakit-penyakit menular. Namun sekarang karena kondisi sosial ekonomi banyak orang yang memiliki kesehatan buruk serta terancam mati muda," kata Bibby.
The Health Foundation sendiri dikabarkan akan merilis temuan tersebut dalam waktu dekat, yang mana akan menjadi penemuan terbesar dalam dunia kesehatan yang belum pernah dirilis sebelumnya. (M-3)
Pelajari ciri-ciri stres fisik, psikologis, dan perilaku serta cara efektif menanggulanginya melalui koping proaktif, mindfulness, olahraga, dan intervensi sosial.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Cara seseorang merespons tekanan mental sangat menentukan apakah mereka akan terjatuh ke dalam jerat kecanduan atau tidak.
MASALAH finansial yang memicu stres ternyata dapat merusak kesehatan jantung. Hal itu diungkapkan dalam studi yang dirilis oleh Mayo Clinic Proceedings.
Stres sebenarnya tidak selalu membawa dampak negatif. Dalam kadar tertentu, stres justru diperlukan untuk menjaga performa kerja agar tetap optimal.
Banyak pekerja tetap memaksakan diri menjalani aktivitas normal meski kondisi tubuh dan pikiran mereka sebenarnya sudah berada di bawah tekanan hebat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved