Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Akhir Libur Nataru, Destinasi Wisata Unik Pulau Cemara di Brebes jadi Pilihan Wisatawan

Supardji Rasban
05/1/2026 12:03
Akhir Libur Nataru, Destinasi Wisata Unik Pulau Cemara di Brebes jadi Pilihan Wisatawan
Ilustrasi(MI/SUPARDJI RASBAN)

AKHIR musim liburan Nataru dan liburan sekolah, Pulau Cemara di Brebes, Jawa Tengah, masih menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi. Destinasi wisata dengan pemandangan alam pantai sebuah pulau di luar Pulau Jawa ini, mempunyai keunikan tersendiri.

Berwisata di sepanjang garis pantai, sudah biasa. Nah, bagaimana kalau berwisata ke Pulau Cemara, yang berada di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, ini. Pulau Cemara merupakan sebuah tanah timbul di lepas pantai Pulau Jawa, yang terbentuk dari sedimentasi sungai yang menjadi sebuah pulau, kini dijadikan tempat wisata yang menarik.

Pulau Cemara, sudah sembilan tahun menjadi destinasi wisata pantai. Pengunjung yang datang ke Pulau Cemara ini, memang masih dari Kabupaten Brebes, Tegal, Kota Tegal, dan kabupaten tetangga lain, seperti Cirebon.

Dengan kondisi pantai yang bersih dan landai, menjadikan wisatawan yang sebagian besar anak anak bersama orangtuanya, betah bermain air laut di pantai.

"Selain bisa bersantai di gasebo-gasebo yang tersebar dalam pulau, anak-anak juga bisa mandi di pantai, dan bermain pasir," ujar seorang pengunjung, Yuni, Minggu (4/1/2026).

Untuk menuju ke Pulau Cemara ini, wisatawan harus naik perahu terlebih dahulu, mulai dari dermaga satu. Wisatawan cukup membayar ongkos naik perahu pergi pulang sebesar Rp25 ribu untuk dewasa dan 10 untuk anak anak. Dan selama perjalanan dalam waktu sekitar 20 menit wisatawan akan menyusuri hutan bakau.

Menurut pengelola destinasi wiasat Pulau Cemara, Bagus Haryadi, selama musim liburan Nataru dan liburan sekolah, Pulau Cemara masih menjadi destinasi wisata pantai pilihan dengan keunikannya. 

"Alkhamdulillah pengunjungnya tidak pernah sepi terutama pada hari hari libur," tutur Bagus Haryadi, pengelola destinasi wisata Pulau Cemara.

Menurut Bagus sejak wisata Pulau Cemara ini dibuka untuk umum, para pelaku UMKM yang buka usaha di dalam komplek wisata ini, juga terangkat.

"Wisatawan yang datang bisa membeli oleh oleh ,seperti bandeng presto siap makan, juga ada cumi cumi segar, dan kerang segar. Selain itu, ada pula batik Ecoprint yang dibikin oleh para pengrajin batik Desa Sawaojajar," jelas Bagus.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya