Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Harga Tiket Museum Louvre Bagi Wistawan Non_Eropa Didongkrak 45 Persen

Basuki Eka Purnama
28/11/2025 10:50
Harga Tiket Museum Louvre Bagi Wistawan Non_Eropa Didongkrak 45 Persen
Museum Louvre(AFP/SEBASTIEN DUPUY)

HARGA tiket masuk Museum Louvre di Paris akan naik 45% bagi sebagian besar pengunjung non-Uni Eropa. Hal itu diputuskan dewan museum, dikutip Jumat (28/11).

Mulai awal tahun depan, wisatawan dari negara-negara seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Tiongkok harus membayar 32 euro (sekitar Rp617 ribu) untuk masuk ke museum, kenaikan harga yang diperkirakan akan menghasilkan jutaan euro per tahun untuk mendanai perombakan galeri terkenal tersebut.

Keamanan dan manajemen museum telah menghadapi kritik sejak perampokan brutal pada Oktober, ketika geng beranggotakan empat orang mencuri perhiasan senilai US$102 juta (sekutar Rp1,7 triliun) dan melarikan diri dalam hitungan menit.

Audit resmi museum yang diterbitkan tidak lama setelah perampokan tersebut menyoroti sistem keamanan yang tidak memadai dan infrastruktur yang menua.

Mulai 14 Januari, pengunjung dari negara-negara di luar Wilayah Ekonomi Eropa - sebuah kelompok yang mencakup negara-negara anggota Uni Eropa, Islandia, Norwegia, dan Liechtenstein - akan membayar tambahan 10 euro untuk memasuki museum yang paling banyak dikunjungi di dunia.

Museum Louvre menerima hampir 9 juta pengunjung tahun lalu, dengan mayoritas berasal dari luar negeri. Lebih dari sepersepuluh pengunjungnya berasal dari AS dan sekitar 6% dari Tiongkok, menurut museum tersebut.

Sudah lama ada desakan untuk mengatasi kapasitas museum dalam menampung banyak orang, dengan pengunjung sering mengeluhkan galeri yang penuh sesak dan antrean panjang.

Pada Januari, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Museum Louvre mengumumkan perbaikan museum, dan mengusulkan biaya yang lebih tinggi bagi penduduk non-Uni Eropa pada 2026.

Macron juga mengatakan Mona Lisa akan dipindahkan ke ruang baru untuk mengatasi kepadatan.

Sebagian besar dari 30.000 pengunjung harian Museum Louvre berbondong-bondong untuk melihat mahakarya Leonardo da Vinci. Kerumunan orang berdesakan di Salle des États - galeri tempat Mona Lisa dipajang - sehingga setiap pengunjung hanya memiliki beberapa saat untuk melihat lukisan dan mengambil foto.

Louvre juga akan merenovasi area lain di museum dan menambah fasilitas baru seperti toilet dan restoran—peningkatan yang diperkirakan menelan biaya ratusan juta euro.

Awal bulan ini, Louvre mengumumkan penutupan galeri yang memamerkan keramik Yunani karena masalah struktural.

Investigasi setelah pencurian pada bulan Oktober menemukan bahwa museum telah menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli karya seni baru, tetapi jauh lebih sedikit untuk pemeliharaan dan restorasi. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik