Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN meteor Lyrid merupakan salah satu hujan meteor tertua yang diketahui. Rupanya, penampakan meteor Lyrid telah diamati selama 2.700 tahun.
Meteor Lyrid dikenal karena tampilannya yang cepat dan cerah. Meteor ini mengejutkan para pengamat karena muncul dengan jumlah yang masif, yaitu 100 meteor per jam.
Pada puncak hujan meteor Lyrid, Anda dapat menyaksikan 10-20 meteor per jam.
Uniknya, fenomena hujan meteor Lyrid tidak cenderung meninggalkan kereta debu yang panjang dan bercahaya di belakang saat melesat melalui atmosfer Bumi. Namun, meteor Lyrid menghasilkan kilatan terang sesekali yang kerap disebut sebagai “Bola Api.”
Meteor Lyrid akan terjadi pada 15-29 April 2026. Para astronom memprediksi bahwa fenomena hujan meteor Lyrid ini akan terjadi pada 22 April 2026 pukul 19.15 UTC.
Pada malam hari tersebut, Anda dapat menyaksikan hujan meteor Lyrid dengan jumlah 10-15 meteor.
Di bagian Bumi Belahan Utara, Anda dapat menyaksikan hujan meteor Lyrid dalam jumlah yang banyak dan akan terlihat sangat jelas.
Sementara itu, bagi Anda yang berada di bagian Belahan Bumi Selatan, Anda masih dapat menyaksikan hujan meteor ini, tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit.
Fenomena hujan meteor Lyrid akan sangat terlihat di Belahan Bumi Utara selama jam-jam gelap, biasanya di waktu setelah Bulan terbenam dan sebelum fajar.
Meteor Lyrid akan terlihat memancar di area dekat bintang Vega yang merupakan bintang paling terang di konstelasi Lyrid.
Menurut NASA, akan lebih baik untuk menyaksikan fenomena hujan meteor ini dari jarak kejauhan. Meteor Lyrid akan tampak lebih panjang dan spektakuler pada perspektif ini.
(NASA, EarthSky/H-3)
Kilatan cahaya singkat yang muncul di sisi gelap Bulan pada Desember 2025 bukan hanya peristiwa astronomi biasa.
Salah satu fenomena utama terjadi pada Maret 2026, ketika gerhana Bulan total dapat diamati dari Indonesia.
Meteor dapat terlihat menyala sepanjang langit, tetapi jumlahnya terlihat paling banyak saat konstelasi Geminid sudah tinggi di langit sekitar tengah malam hingga 02.00-03.00 WIB.
Desember 2025 akan menjadi bulan yang penuh dengan fenomena langit spektakuler yang dapat dinikmati oleh pengamat astronomi di Indonesia.
Momentum ini terjadi secara beruntun, sehingga penghujung tahun bisa menjadi waktu yang tepat bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan langit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved