Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Mengenal Fenomena Ekuinoks, Matahari yang Melintas Tepat di atas khatulistiwa Bumi

Asha Bening Rembulan
16/3/2026 22:30
Mengenal Fenomena Ekuinoks, Matahari yang Melintas Tepat di atas khatulistiwa Bumi
Tampilan cakram penuh bumi dari GOES 16, GOES East pada ekuinoks musim semi.(Doc NASA)

EKUINOKS Maret merupakan fenomena yang dikaitkan dengan perubahan musim. Fenomena ini menandai perlintasan Matahari di atas khatulistiwa Bumi yang bergerak dari selatan ke utara.

Kemiringan Bumi pada porosnya menjadi penyebab dari pergeseran jalur Matahari ke utara pada waktu yang sama setiap tahunnya. Kemiringan ini membawa musim semi dan musim panas ke Belahan Bumi Utara.

Apa itu Ekuinoks?

Ekuinoks berasal dari bahasa Latin yang diterjemahkan menjadi “malam yang sama.” Fenomena ini terjadi dua kali setiap tahun pada Maret dan September.

Tahun lalu, ekuinoks terjadi pada 20 Maret 2025 tepat pada pukul 09.01 UTC dan terjadi pada 22 September 2025 pukul 19.19 UTC.

Ekuinoks menandai momen tepat ketika pusat Matahari melintasi bidang khatulistiwa Bumi. Pada hari ekuinoks, Anda dapat melihat Matahari berada tepat di atas kepala pada siang hari.

Setelah Ekuinoks Maret, pengamat di mana pun di Bumi akan melihat jalur Matahari bergerak lebih jauh ke utara setiap hari hingga titik balik matahari Juni dan setelah itu akan bergerak ke selatan.

Matahari akan melintasi bidang khatulistiwa lagi selama Ekuinoks September dan terus bergerak ke selatan hingga titik balik matahari pada Desember.

Pergerakan semacam inilah yang menyebabkan sebagian orang menyebut Ekuinoks Maret sebagai ekuinoks utara dan Ekuinoks September sebagai ekuinoks selatan.

Kapan Ekuinoks Maret terjadi tahun ini?

Ekuinoks Maret terjadi ketika Matahari melintasi khatulistiwa langit, tepatnya berada di atas khatulistiwa Bumi pada pukul 14.46 UTC tanggal 20 Maret 2026 nanti.

Di mana pun Anda berada, ekuinoks akan membawa sejumlah efek musiman yang dirasakan oleh pecinta alam di seluruh dunia.

Saat ekuinoks terjadi, kedua belahan Bumi memang akan menerima sinar Matahari secara sama. Namun, matahari akan terbenam dan terbit lebih cepat pada saat fenomena ini terjadi.

Tidak hanya itu, para ilmuwan juga mengatakan bahwa Matahari terbit tepat di timur dan terbenam tepat di barat saat ekuinoks terjadi.

Fenomena ekuinoks akan memperlihatkan Matahari tepat di atas kepala pada siang hari apabila dilihat dari khatulistiwa Bumi. Titik ini akan menandai perpotongan cakrawala dengan ekuator langit, yaitu suatu garis imajiner di atas ekuator Bumi sebenarnya.

Anda dapat menemukan tanda-tanda Ekuinoks Maret di seluruh bagian alam pada bulan Maret. Misalnya, Anda bisa menemukan bahwa Matahari bergeser ke utara dengan perubahan durasi siang hari dan hewan-hewan yang bermigrasi ke arah utara.

Sementara itu, di Belahan Bumi Selatan, hari-hari akan terasa semakin singkat dan malam semakin panjang dengan udara terasa dingin menandakan musim gugur telah tiba dan musim dingin akan segera datang.

Sumber: EarthSky, NASA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik