Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

7 Penyebab HP Lemot padahal Belum Lama Pakai, Berikut Cara Mengatasinya

Reynaldi Andrian Pamungkas
16/2/2026 20:40
7 Penyebab HP Lemot padahal Belum Lama Pakai, Berikut Cara Mengatasinya
Berikut Penyebab HP Lemot(freepik)

RASANYA sangat menjengkelkan ketika smartphone yang baru Anda beli beberapa bulan lalu sudah menunjukkan gejala melambat atau sering mengalami lag. Padahal, secara logika, perangkat baru seharusnya memiliki performa yang masih segar dan responsif. Fenomena ini sering kali membuat pengguna merasa tertipu oleh spesifikasi di atas kertas.

Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa HP bisa menjadi lambat meskipun usia pakainya masih tergolong singkat. Kami akan membedah faktor-faktor teknis yang sering terlewatkan dan memberikan panduan praktis untuk mengembalikan kecepatan perangkat Anda seperti sedia kala.

Berikut 7 Penyebab HP Lemot

1. Penumpukan Bloatware dan Aplikasi Latar Belakang

Banyak produsen smartphone menyertakan aplikasi bawaan atau bloatware yang sering kali berjalan secara otomatis sejak pertama kali HP dinyalakan. Aplikasi-aplikasi ini mengonsumsi RAM dan sumber daya CPU secara diam-diam di latar belakang. Meskipun Anda tidak membukanya, mereka tetap melakukan sinkronisasi data atau mencari pembaruan, yang secara kumulatif membebani sistem.

2. Kapasitas Memori Internal yang Hampir Penuh

Salah satu hukum dasar smartphone adalah sistem memerlukan ruang kosong minimal 15-20% dari total kapasitas memori internal untuk bekerja optimal. Jika memori internal Anda hampir penuh oleh foto, video, atau file besar, sistem operasi akan kesulitan melakukan proses penulisan dan pembacaan data (I/O), yang berujung pada penurunan performa yang signifikan.

3. Cache Aplikasi yang Membengkak

Setiap aplikasi yang Anda gunakan menyimpan data sementara atau cache untuk mempercepat waktu pemuatan di kemudian hari. Namun, jika cache ini tidak pernah dibersihkan, ukurannya bisa mencapai bergiga-giga byte. Cache yang korup atau terlalu besar justru bisa menjadi bumerang yang menghambat kecepatan respon aplikasi tersebut.

4. Sinkronisasi Cloud yang Agresif

Di tahun 2026, integrasi cloud semakin masif. Fitur seperti pencadangan foto otomatis ke Google Photos atau iCloud, serta sinkronisasi dokumen real-time, sangat menguras bandwidth dan daya prosesor. Jika pengaturan sinkronisasi dibuat terlalu agresif, HP akan terus bekerja keras di latar belakang.

5. Efek Visual dan Animasi yang Berlebihan

Sistem operasi modern sering kali hadir dengan berbagai efek transisi dan animasi yang cantik. Namun, bagi HP kelas menengah (mid-range), memproses animasi yang kompleks setiap kali membuka menu bisa terasa berat. Hal ini menciptakan persepsi bahwa HP terasa lambat atau tidak responsif terhadap sentuhan.

6. Pembaruan Sistem (OS Update) yang Belum Stabil

Terkadang, pembaruan perangkat lunak terbaru tidak selalu membawa perbaikan. Ada kalanya update OS justru membawa bug atau belum teroptimasi dengan baik untuk chipset tertentu. Jika HP Anda mulai lemot tepat setelah melakukan update, kemungkinan besar ada ketidakcocokan antara software baru dengan hardware yang ada.

7. Penggunaan Fitur AI yang Haus Resource

Smartphone keluaran terbaru kini dibekali dengan berbagai fitur kecerdasan buatan (AI) yang berjalan secara real-time. Fitur-fitur ini membutuhkan komputasi yang intensif. Jika terlalu banyak fitur AI yang diaktifkan secara bersamaan, beban kerja prosesor akan meningkat drastis.

Satu poin yang jarang dibahas namun sangat krusial adalah manajemen suhu. HP modern memiliki fitur thermal throttling. Jika Anda menggunakan casing yang terlalu tebal sehingga panas tidak terbuang dengan baik, sistem akan secara otomatis menurunkan kecepatan prosesor untuk mencegah kerusakan hardware.

Masalah Solusi Cepat Solusi Permanen
Memori Penuh Hapus file besar di folder Download Pindahkan data ke cloud atau memori eksternal
RAM Terbebani Restart perangkat secara berkala Uninstall aplikasi yang jarang digunakan
Sistem Lag Matikan animasi di Developer Options Lakukan Factory Reset

Cara Mencegah HP Lemot di Masa Depan

  • Rutin membersihkan cache aplikasi minimal sebulan sekali.
  • Hindari menginstal aplikasi pembersih pihak ketiga yang justru memperberat sistem.
  • Selalu sisakan ruang penyimpanan internal minimal 10 GB.
  • Gunakan wallpaper statis daripada live wallpaper. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik