Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Ilmuwan Berhasil Melacak Kupu-kupu Monarch yang Bermigrasi dari Amerika Utara hingga Meksiko

Muhammad Ghifari A
27/1/2026 21:35
Ilmuwan Berhasil Melacak Kupu-kupu Monarch yang Bermigrasi dari Amerika Utara hingga Meksiko
Seekor kupu-kupu monarch yang dilengkapi pemancar mengunjungi sebuah bunga.(Doc Sheldon Blackshire)

KOLABORASI lintas benua antara lebih dari 20 organisasi riset dan konservasi berhasil mencatat pencapaian besar dalam studi migrasi kupu-kupu monarch

Untuk pertama kalinya, para ilmuwan mampu melacak kupu-kupu monarch individu menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Amerika Utara hingga lokasi hibernasi mereka di Meksiko, menggunakan teknologi pemancar ultraringan dan jaringan pelacakan berbasis perangkat sehari-hari.

Inisiatif bertajuk Project Monarch, yang digagas oleh Cellular Tracking Technologies (CTT) dan Cape May Point Arts & Science Center (CMPASC), memasang lebih dari 400 pemancar BlūMorpho pada kupu-kupu monarch selama musim migrasi gugur 2025. 

Pemancar bertenaga surya ini hanya berbobot sekitar 60 miligram dan beroperasi pada frekuensi Bluetooth, memungkinkan deteksi tidak hanya oleh stasiun pelacakan satwa liar, tetapi juga oleh ponsel pintar melalui aplikasi khusus.

Terobosan ini berawal dari tantangan yang diajukan pada 2015 untuk menciptakan alat pelacak yang cukup ringan bagi kupu-kupu monarch.

Setelah bertahun-tahun pengembangan, CTT berhasil memadukan chipset baru, panel surya mikro, dan teknik manufaktur presisi untuk menghasilkan pemancar yang tidak mengganggu kemampuan terbang maupun kelangsungan hidup kupu-kupu.

Jaringan pelacakan berkembang pesat sejak 2023 dengan keterlibatan ribuan ilmuwan komunitas. Titik balik terjadi pada akhir 2024, ketika seekor kupu-kupu bernama Lionel menghasilkan jejak migrasi beresolusi tinggi pertama, dengan ratusan deteksi yang tercatat hingga Florida.

Keberhasilan ini membuka jalan bagi penerapan teknologi Blū+ dalam skala benua. Pada musim gugur 2025, pemancar dipasang di berbagai lokasi dari Kanada hingga Kuba.

Data yang terkumpul menunjukkan pergerakan kupu-kupu melintasi danau besar, wilayah perkotaan, serta perubahan lanskap, tanpa indikasi dampak negatif terhadap perilaku atau tingkat kelangsungan hidupnya.

Hingga awal November, sejumlah kupu-kupu monarch yang ditandai telah terdeteksi memasuki Cagar Biosfer Kupu-Kupu Monarch di Meksiko.

Para peneliti kini berharap dapat melanjutkan studi dengan melacak perjalanan pulang kupu-kupu tersebut ke utara pada musim semi 2026, membuka babak baru dalam pemahaman migrasi salah satu serangga paling ikonik di dunia.

Sumber: Monarch Join Venture



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya