Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ARTEMIS II kini sedang memasuki tahap akhir persiapan sebelum meluncurkan misi yang akan membawa manusia kembali ke sekitar Bulan setelah lebih dari setengah abad sejak misi Apollo terakhir. Misi ini diposisikan sebagai langkah penting dalam program Artemis yang lebih luas untuk menghadirkan kehadiran manusia secara berkelanjutan di Bulan dan akhirnya menuju Mars.
Empat astronot yang akan terbang pada misi Artemis II, yakni Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen dari Canadian Space Agency, telah menyelesaikan berbagai tahap pelatihan dan pemeriksaan misi dengan wahana antariksa Orion serta roket raksasa Space Launch System (SLS).
Wahana Orion dan roket SLS saat ini tengah dipindahkan ke Launch Pad 39B di Kennedy Space Center, Florida, sebagai bagian dari persiapan terakhir menjelang peluncuran. Proses pemindahan yang dilakukan menggunakan transporter raksasa NASA disebut akan memakan waktu hingga belasan jam, dilanjutkan dengan pengisian bahan bakar kriogenik dan simulasi hitung mundur penuh wet dress rehearsal untuk memastikan seluruh sistem bekerja sempurna.
Artemis II akan menjadi penerbangan berawak pertama Orion dan SLS ke lingkungan luar orbit rendah Bumi, dengan durasi misi sekitar 10 hari. Selama misi ini, para astronaut akan menguji sistem pendukung kehidupan, navigasi, komunikasi, dan kemampuan wahana saat berada jauh dari Bumi. Ini termasuk uji kontrol manual serta performa modul layanan Eropa yang memasok oksigen, air, dan daya.
Setelah mencapai low Earth orbit dan beberapa orbit awal, roket akan mendorong Orion ke lintasan translunar yang akan membawanya mengitari Bulan pada jarak ribuan kilometer di luar permukaan bulan sebelum kembali ke Bumi dengan lintasan free return.
Walau tujuan Artemis II bukan pendaratan, keberhasilan misi ini menjadi bukti kemampuan teknis NASA dalam menghadirkan manusia kembali ke lingkungan Bulan secara aman. Data dan pengalaman yang dikumpulkan akan menjadi penentu keberhasilan Artemis III, yang direncanakan membawa astronaut mendarat di permukaan Bulan termasuk astronaut perempuan pertama yang menjejakkan kaki di sana.
Dalam sejarah eksplorasi antariksa, Artemis II menandai kembalinya manusia dalam misi berawak di sekitar Bulan setelah terakhir kali dilakukan pada era Apollo tahun 1972, sekaligus menjadi dasar bagi tujuan jangka panjang eksplorasi manusia lebih jauh lagi ke Mars.
Sumber: NASA, Space.com, ESA.
Teleskop Hubble NASA berhasil menangkap citra paling tajam komet antarbintang 3I/ATLAS. Objek misterius ini melaju hingga 209.000 km/jam dan berasal dari luar tata surya.
Walaupun suhu tersebut terlalu panas bagi keberadaan air cair di permukaan, planet ini menjadi subjek penelitian yang sangat berharga untuk memahami "lembah radius,"
Ilmuwan temukan potensi kacang arab sebagai sumber pangan masa depan utama di Bulan. Cek hasil penelitian NASA terkait ketahanan legum di tanah ekstrem luar angkasa.
Para astronom menyebut citra ini sebagai salah satu gambaran paling detail tentang bagaimana bintang seperti Matahari mengakhiri hidupnya.
Satu abad lalu, Robert Goddard meluncurkan roket bahan bakar cair pertama. Penemuan yang terinspirasi fiksi ilmiah dan peran vital Esther Goddard.
NASA secara resmi telah menepis segala kemungkinan mengenai potensi hantaman asteroid 2024 YR4 terhadap Bulan pada tahun 2032 mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved