Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Misteri Galaksi Kerdil Markarian 178, Kilau Biru dan Ledakan Bintang di Ursa Major 

Thalatie K Yani
02/1/2026 07:03
Misteri Galaksi Kerdil Markarian 178, Kilau Biru dan Ledakan Bintang di Ursa Major 
Hubble menangkap citra galaksi Mrk 178 yang penuh misteri. Meski kecil, galaksi ini menyimpan bintang Wolf-Rayet raksasa yang menantang pemahaman astronom. (ESA/Hubble & NASA)

BARU-BARU ini, Teleskop Luar Angkasa Hubble kembali memukau dunia lewat tangkapan gambar sebuah galaksi kerdil di rasi bintang Ursa Major. Objek bernama Markarian 178 (Mrk 178) ini merupakan satu dari 1.500 galaksi dalam katalog "Markarian", sebuah kelas galaksi yang memiliki emisi ultraviolet sangat kuat, yang pertama kali diidentifikasi oleh astrofisika Armenia, Benjamin Markarian.

Dilihat sekilas, Mrk 178 tampak seperti awan kecil yang didominasi gugusan bintang biru muda yang panas. Namun, di balik kilau birunya, terdapat area kemerahan yang mencolok. Cahaya kemerahan ini adalah jejak dari aktivitas dramatis di dalamnya: populasi bintang Wolf–Rayet yang masif dan berumur pendek.

Apa Itu Bintang Wolf-Rayet?

Bintang Wolf-Rayet berada dalam fase hidup yang singkat namun sangat bergejolak. Setelah menghabiskan cadangan hidrogen di intinya, bintang-bintang ini melepaskan lapisan luarnya melalui angin bintang yang sangat kuat. Proses ini menghasilkan garis emisi yang kuat, terutama dari hidrogen dan oksigen terionisasi, yang muncul sebagai warna merah melalui filter khusus Hubble.

Kehadiran bintang-bintang ini menjadi sinyal penting bagi para peneliti. Karena bintang Wolf–Rayet hanya hidup selama beberapa juta tahun, keberadaan mereka menunjukkan proses pembentukan bintang baru saja terjadi di galaksi tersebut.

Teka-teki bagi Para Astronom

Meskipun aktivitas pembentukan bintang di Mrk 178 sangat masif, para astronom sempat dibuat bingung. Biasanya, aktivitas sehebat itu dipicu oleh interaksi dengan galaksi tetangga yang besar. Namun, Mrk 178 yang terletak sekitar 13 juta tahun cahaya dari Bumi ini tidak memiliki tetangga besar yang jelas di sekitarnya. Hingga saat ini, alasan di balik aktivitas pembentukan bintang yang intens tersebut masih menjadi fokus penelitian utama.

Mengapa Galaksi Ini Penting?

Mempelajari galaksi seperti Mrk 178 bukan sekadar soal keindahan visual. Galaksi kerdil ini dianggap menyerupai galaksi-galaksi kecil pada masa awal alam semesta yang memiliki laju pembentukan bintang sangat cepat.

Dengan meneliti Mrk 178, para ilmuwan dapat memperoleh petunjuk berharga tentang bagaimana galaksi-galaksi pertama membangun massa mereka dan bagaimana elemen-elemen berat tersebar ke seluruh alam semesta. Melalui data dari Hubble dan teleskop darat lainnya, galaksi kerdil yang berkilau biru ini diharapkan mampu menerangi kekuatan-kekuatan dahsyat yang membentuk kosmos kita. (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya