Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Blob Misterius di Mantel Bumi Ungkap Jejak Asal Usul Kehidupan

Thalatie K Yani
27/11/2025 12:24
Blob Misterius di Mantel Bumi Ungkap Jejak Asal Usul Kehidupan
Dua struktur raksasa di mantel Bumi yang tak lazim bisa menjadi kunci memahami sejarah awal planet dan mengapa Bumi bisa mendukung kehidupan, kata para ilmuwan.(Ilustrasi oleh Yoshinori Miyazaki/Rutgers University)

PENELITI menemukan dua “blob” misterius di lapisan mantel Bumi. Kedunya kemungkinan  menyimpan petunjuk tentang asal-usul kehidupan di planet kita.

Tersimpan jauh di bawah kerak Bumi, tepatnya sekitar 2.900 kilometer di bawah permukaan, terdapat dua “genangan lava” raksasa seukuran benua. Menurut teori evolusi planet saat ini, struktur ini seharusnya tidak ada. Meski demikian, keberadaannya memicu rasa ingin tahu para ilmuwan. Apa sebenarnya benda misterius ini dan mengapa bisa terbentuk?

Manusia tidak bisa langsung menembus inti Bumi untuk melihat struktur aneh ini, yang terletak di bawah Samudra Pasifik dan benua Afrika. Namun, para ilmuwan dapat “melihat” keberadaannya melalui pengukuran gelombang seismik yang melintasi planet kita. Saat gelombang ini melewati area yang dikenal sebagai Large Low-Shear-Velocity Provinces (LLSVPs) dan Ultra-Low-Velocity Zones (ULVZs), kecepatannya menurun drastis, menandakan adanya komposisi kimia yang berbeda dari mantel di sekitarnya.

“Ini bukan sekadar keanehan acak,” kata Yoshinori Miyazaki, geodinamika dari Rutgers University yang memimpin penelitian ini. “Ini adalah jejak sejarah awal Bumi. Jika kita bisa memahami mengapa mereka ada, kita bisa memahami bagaimana planet ini terbentuk dan mengapa bisa menjadi layak huni.”

Pada miliaran tahun lalu, Bumi merupakan lautan magma. Saat magma itu mendingin, model ilmiah memperkirakan mantel seharusnya membentuk lapisan-lapisan yang terpisah, bukan struktur amorf raksasa seperti yang terlihat sekarang. Miyazaki dan timnya menduga jawabannya terkait interaksi inti-mantel Bumi. Bila silikon dan magnesium bocor dari inti ke mantel, terciptalah campuran kimia yang mendingin tidak merata. Struktur aneh ini bisa menjadi sisa awal dari “basal magma ocean,” memberikan wawasan unik tentang Bumi purba.

Para peneliti menjelaskan, interaksi inti-mantel semacam ini mungkin memengaruhi evolusi planet yang pada akhirnya membuat Bumi mampu mendukung kehidupan. Proses evolusi itu termasuk pendinginan Bumi, aktivitas vulkanik, dan pembentukan atmosfer. 

“Penelitian ini adalah contoh luar biasa bagaimana ilmu planet, geodinamika, dan fisika mineral dapat membantu kita memecahkan misteri tertua Bumi,” kata Jie Deng, profesor geosains di Princeton University. “Ide bahwa mantel dalam masih menyimpan memori kimia dari interaksi inti-mantel purba membuka cara baru untuk memahami evolusi unik Bumi.” (Space/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya