Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI menemukan dua “blob” misterius di lapisan mantel Bumi. Kedunya kemungkinan menyimpan petunjuk tentang asal-usul kehidupan di planet kita.
Tersimpan jauh di bawah kerak Bumi, tepatnya sekitar 2.900 kilometer di bawah permukaan, terdapat dua “genangan lava” raksasa seukuran benua. Menurut teori evolusi planet saat ini, struktur ini seharusnya tidak ada. Meski demikian, keberadaannya memicu rasa ingin tahu para ilmuwan. Apa sebenarnya benda misterius ini dan mengapa bisa terbentuk?
Manusia tidak bisa langsung menembus inti Bumi untuk melihat struktur aneh ini, yang terletak di bawah Samudra Pasifik dan benua Afrika. Namun, para ilmuwan dapat “melihat” keberadaannya melalui pengukuran gelombang seismik yang melintasi planet kita. Saat gelombang ini melewati area yang dikenal sebagai Large Low-Shear-Velocity Provinces (LLSVPs) dan Ultra-Low-Velocity Zones (ULVZs), kecepatannya menurun drastis, menandakan adanya komposisi kimia yang berbeda dari mantel di sekitarnya.
“Ini bukan sekadar keanehan acak,” kata Yoshinori Miyazaki, geodinamika dari Rutgers University yang memimpin penelitian ini. “Ini adalah jejak sejarah awal Bumi. Jika kita bisa memahami mengapa mereka ada, kita bisa memahami bagaimana planet ini terbentuk dan mengapa bisa menjadi layak huni.”
Pada miliaran tahun lalu, Bumi merupakan lautan magma. Saat magma itu mendingin, model ilmiah memperkirakan mantel seharusnya membentuk lapisan-lapisan yang terpisah, bukan struktur amorf raksasa seperti yang terlihat sekarang. Miyazaki dan timnya menduga jawabannya terkait interaksi inti-mantel Bumi. Bila silikon dan magnesium bocor dari inti ke mantel, terciptalah campuran kimia yang mendingin tidak merata. Struktur aneh ini bisa menjadi sisa awal dari “basal magma ocean,” memberikan wawasan unik tentang Bumi purba.
Para peneliti menjelaskan, interaksi inti-mantel semacam ini mungkin memengaruhi evolusi planet yang pada akhirnya membuat Bumi mampu mendukung kehidupan. Proses evolusi itu termasuk pendinginan Bumi, aktivitas vulkanik, dan pembentukan atmosfer.
“Penelitian ini adalah contoh luar biasa bagaimana ilmu planet, geodinamika, dan fisika mineral dapat membantu kita memecahkan misteri tertua Bumi,” kata Jie Deng, profesor geosains di Princeton University. “Ide bahwa mantel dalam masih menyimpan memori kimia dari interaksi inti-mantel purba membuka cara baru untuk memahami evolusi unik Bumi.” (Space/Z-2)
Dua fenomena langka terdeteksi di kedalaman Bumi, sinyal gravitasi aneh dan perubahan medan magnet. Ilmuwan ungkap kaitannya dengan dinamika inti planet.
Peneliti menemukan BLOBS, gumpalan raksasa tersembunyi di mantel Bumi yang memicu letusan gunung berapi besar dan kepunahan massal.
Bumi muda dipenuhi oleh lautan magma raksasa di bawah permukaannya—dan sisa-sisanya mungkin masih memengaruhi dinamika planet ini hingga sekarang
Selami lapisan misterius Bumi! Pelajari struktur planet, dari kerak terluar hingga inti terdalam, dan ungkap rahasia geologisnya.
Penelitian terbaru ungkap sisa lempengan purba Farallon, yang terkubur jauh di Midwest Amerika Serikat, kini menarik material besar dari kerak Amerika Utara ke dalam mantel Bumi.
Eksperimen terbaru mengungkap bagaimana molekul RNA terbentuk secara alami di Bumi 4,3 miliar tahun lalu. Penemuan ini memperkuat teori "Dunia RNA" dan potensi kehidupan di Mars.
Peneliti menemukan jejak mikroba purba di batuan kawah asteroid Danau Lappajärvi, Finlandia. Temuan ini menunjukkan kehidupan bisa muncul kembali beberapa juta tahun.
Tabrakan proto-Bumi dengan planet Theia bukan hanya membentuk Bulan, tetapi juga membawa unsur penting yang memungkinkan kehidupan.
Untuk pertama kalinya, ilmuwan berhasil mensintesis methanetetrol. Penemuan ini membuka wawasan baru tentang asal-usul kehidupan di Bumi dan luar angkasa.
Teori Biogenesis: Asal usul kehidupan dari kehidupan sebelumnya. Temukan bukti ilmiah dan evolusi pemikiran tentang asal mula makhluk hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved