Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES internet di Indonesia masih didominasi penggunaan mobile. Namun, kebutuhan koneksi berbasis fiber semakin meningkat seiring adopsi layanan digital yang membutuhkan stabilitas dan kapasitas lebih tinggi.
"Tantangan utama infrastruktur digital di Indonesia bukan hanya teknologi, tetapi geografi. Dengan 70 persen wilayah berupa lautan, membangun konektivitas rumah ke rumah tidak bisa dilakukan sendirian. Karena itu kami memilih model kolaborasi, bukan kompetisi," ujar Erick Satya Arianto, Chief Technology and Network Officer
Linknet, dalam National Technology Summit 2025, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Erick menjelaskan bahwa Linknet kini berfokus sebagai penyedia infrastruktur yang dapat dimanfaatkan para penyelenggara layanan internet (ISP). ISP berperan menangani produk, layanan pelanggan, dan penetrasi pasar di wilayah masing-masing.
"Setiap ISP punya kekuatan lokal dan pemahaman pasar yang berbeda. Peran kami ialah menyediakan jaringan yang andal dan dapat diakses bersama melalui skema open access. Dengan begitu, perluasan broadband bisa lebih cepat dan lebih merata," lanjut Erick.
Dalam pengelolaan jaringan, Linknet menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk perencanaan area jaringan, pemantauan infrastruktur, dan peningkatan pengalaman pelanggan. Namun penerapannya saat ini masih difokuskan untuk efisiensi internal operasional.
Perusahaan menyoroti pentingnya perluasan jaringan internet rumah (home broadband) di Indonesia yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan besar, terutama di luar wilayah urban dan pulau Jawa. (I-2)
PT Linknet Tbk menargetkan 6 juta sambungan rumah pada 2028 dari jaringan terbuka sekarang sekitar 3-4 juta.
Linknet menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Millenia Outsourcing Company di tanggal 1 Oktober 2025.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
China Mobile International (CMI) Indonesia menyelenggarakan forum TechConnect+ 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses internet kini setara dengan kebutuhan pokok, namun kenyataannya layanan tersebut masih belum dapat dinikmati secara merata.
Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital di wilayah Indonesia timur mencapai tonggak baru dengan beroperasinya Community Gateway pertama di Indonesia.
Langkah Telkom tersebut sejalan dengan tren global di industri telekomunikasi, di mana pemisahan bisnis infrastruktur (InfraCo) dari layanan ritel (ServiceCo) semakin banyak diterapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved