Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGIT Indonesia akan diselimuti pemandangan langka malam ini. Fenomena Supermoon terbesar tahun 2025 akan mencapai puncaknya pada Rabu, 5 November 2025 pukul 20.19 WIB, ketika bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi dan menampilkan cahaya paling terang sepanjang tahun ini.
Fenomena ini terjadi karena orbit bulan berbentuk elips, sehingga jarak antara Bumi dan bulan selalu berubah. Ketika posisi purnama bertepatan dengan jarak terdekat bulan dari Bumi atau perigee, maka muncullah apa yang disebut “Supermoon”. Dalam kondisi ini, ukuran bulan tampak 14 persen lebih besar dan 30% lebih terang dari purnama biasanya.
Menurut laporan NASA supermoon kali ini juga dikenal sebagai Beaver Moon, istilah yang berasal dari tradisi masyarakat asli Amerika Utara. Nama itu merujuk pada waktu ketika berang-berang mulai membangun bendungan menjelang musim dingin. Namun, bagi masyarakat Indonesia, fenomena ini menjadi momen istimewa untuk mengagumi keindahan langit nusantara di penghujung tahun.
Fenomena langit ini dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang tanpa bantuan teleskop. Bulan akan mulai terlihat terbit dari arah timur sesaat setelah matahari terbenam. Lokasi terbaik untuk menyaksikannya adalah area dengan cakrawala terbuka dan minim polusi cahaya, seperti pantai, perbukitan, atau daerah pedesaan yang jauh dari lampu kota.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini, karena supermoon sebesar ini tidak akan terulang lagi dalam waktu dekat. Setelah November ini, peristiwa serupa baru akan kembali terjadi pada pertengahan 2026, namun dengan ukuran yang tidak secerah malam ini.
Dari sisi ilmiah, supermoon memang dapat memengaruhi pasang surut air laut, tetapi para ahli menegaskan dampaknya tidak akan signifikan. Meski demikian, daya tarik visual fenomena ini tak terbantahkan. Di langit yang cerah, bulan akan tampak bulat sempurna, besar, dan memancarkan cahaya keperakan yang memantul indah di permukaan air laut maupun gedung-gedung tinggi.
Fenomena ini menjadi pengingat akan keindahan alam semesta dan hubungan Bumi dengan satelit alaminya. Jadi, malam ini, luangkan waktu sejenak, tatap langit, dan saksikan bagaimana Supermoon terbesar tahun 2025 memancarkan pesonanya di langit Indonesia. (NASA/berbagai sumber/Z-2)
Supermoon adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika bulan berada dalam fase purnama dan secara bersamaan berada di titik terdekatnya dengan Bumi dalam orbitnya.
Pemandangan langit awal tahun 2026 dihiasi oleh fenomena astronomi Supermoon di langit Provinsi Jiangsu, Tiongkok.
Fenomena Wolf Moon 2026 hadir 3 dan 4 Januari 2026 sebagai bulan purnama terbesar dan paling terang awal tahun. Nikmati pemandangan bulan yang tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperingatkan potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat fenomena fase perigee yang bertepatan dengan bulan purnama
Fenomena Supermoon Desember 2025 diprediksi akan menghiasi langit Indonesia pada awal bulan dan menjadi penutup rangkaian supermoon sepanjang tahun ini
FENOMENA langit menarik terjadi pada Rabu malam, 5 November 2025. Malam itu, Bulan purnama tampak lebih besar dan terang dari biasanya karena bertepatan dengan momen fenomena supermoon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved