Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETAHUN setelah pertama kali diumumkan, Waze akhirnya resmi meluncurkan fitur “Conversational Reporting”, yang memungkinkan pengguna melaporkan kondisi atau bahaya di jalan hanya dengan berbicara.
Langkah ini menandai komitmen Waze dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam pengalaman berkendara. Diperkenalkan pertama kali pada Oktober tahun lalu, fitur ini dirancang agar pengguna dapat memberikan laporan mengenai kondisi seperti pembangunan jalan, kemacetan, atau kecelakaan dengan cara yang lebih alami.
Waze menjelaskan bahwa pengguna cukup menekan tombol laporan, lalu mengucapkan kalimat seperti berbicara dengan teman. Misalnya, “Kayaknya macet di depan.”
Berkat dukungan teknologi Gemini AI, sistem akan memahami ucapan tersebut dan otomatis menambahkan laporan ke peta secara real-time.
Metode ini membuat proses pelaporan menjadi lebih cepat, aman, dan intuitif, tanpa perlu mengetik atau menavigasi menu tambahan.
Sebelumnya, pelaporan suara hanya dapat dilakukan melalui Google Assistant, namun sistem baru ini menghadirkan interaksi yang lebih langsung dan responsif. Setelah melalui uji coba terbatas selama setahun, fitur kini mulai dirilis secara luas untuk publik.
Meski begitu, beberapa pengguna melaporkan gangguan kecil pada fase peluncuran awal, seperti munculnya pop-up berulang yang meminta izin aktivasi fitur, serta bug yang menghentikan pemutaran musik dan tidak melanjutkan secara otomatis setelah pelaporan dilakukan.
Kendati ada kendala, “Conversational Reporting” menjadi terobosan penting bagi Waze dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Dengan sistem berbasis suara, pengguna tetap dapat fokus di jalan tanpa perlu menyentuh layar.
Selain itu, integrasi dengan AI Gemini memperkuat keterhubungan Waze dengan ekosistem layanan Google lainnya, memungkinkan sistem memahami konteks dan kebutuhan pengguna dengan lebih baik.
Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi serta kecepatan laporan lalu lintas, sekaligus memperkuat posisi Waze sebagai platform berbasis kontribusi komunitas.
Tak hanya “Conversational Reporting”, Waze juga memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menandai area sekolah (school zones) di peta.
Fitur yang telah lama diminta komunitas ini akan tersedia secara global sebelum akhir tahun 2024.
Selain memudahkan pembaruan peta, fitur ini berfungsi memberikan peringatan otomatis kepada pengemudi saat mereka mendekati area sekolah, sehingga dapat lebih waspada dan mengurangi kecepatan.
Penambahan fitur ini menjadi bagian dari rangkaian pembaruan besar yang menegaskan komitmen Waze untuk terus meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan akurasi informasi lalu lintas bagi pengguna di seluruh dunia. (Absolute Geeks/9to5Google/Mashable/Z-10)
KECERDASAN buatan (AI) kini melampaui sekadar asisten digital atau pengolah teks.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Di sektor pendidikan, BenQ fokus mendukung metode Bring Your Own Device (BYOD) yang memungkinkan integrasi perangkat pribadi siswa ke dalam ekosistem digital sekolah secara aman.
Aplikasi gaya hidup Muslim, Muslim Pro, resmi meluncurkan rangkaian fitur terbaru yang dirancang khusus untuk menunjang kegiatan ibadah selama bulan Ramadan.
Tanpa pengawasan yang tepat, agen AI yang mampu mengambil keputusan dan memproses data sensitif secara mandiri dapat memicu kerusakan fatal.
Isu-isu tersebut menjadi fokus pembahasan dalam World Privacy Day Conference (WPDC) 2026 yang digelar pada 28 Januari 2026 di BINUS University Alam Sutera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved