Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGIT Eropa dikejutkan dengan kemunculan spiral biru misterius pada Senin (24/3) malam. Fenomena ini terlihat di Inggris, Kroasia, Polandia, hingga Hungaria, membuat banyak warga berbondong-bondong mengunggah foto dan video di media sosial. Tak sedikit yang berspekulasi, cahaya aneh tersebut adalah hasil aktivitas makhluk luar angkasa.
Namun, setelah ditelusuri, fenomena ini ternyata memiliki penjelasan yang lebih ilmiah. Cahaya spiral biru tersebut bukanlah pesawat luar angkasa atau tanda keberadaan alien, melainkan jejak peluncuran roket SpaceX Falcon 9.
Roket SpaceX Falcon 9 diluncurkan dari Space Launch Complex 40 (SLC-40) di Cape Canaveral, Florida, pada pukul 13:48 EDT (17:48 GMT). Roket ini membawa misi rahasia NROL-69 untuk National Reconnaissance Office (NRO). Sekitar pukul 16:00 EDT (20:00 GMT), spiral biru ini terlihat di langit Eropa dan bertahan selama beberapa menit.
Fenomena ini dikenal sebagai "SpaceX Spiral" dan terjadi setelah tahap atas roket Falcon 9 terpisah dari booster tahap pertama. Saat tahap atas melanjutkan perjalanannya ke luar angkasa, tahap pertama kembali ke Bumi untuk didaur ulang. Setelah tahap atas melepaskan muatannya, sisa bahan bakar yang dikeluarkan dari roket membentuk pola spiral yang membeku di ketinggian. Cahaya dari Matahari yang memantul pada partikel beku ini menciptakan efek visual menyerupai galaksi berputar.
Sejumlah pengguna media sosial membagikan pengalaman mereka menyaksikan fenomena ini. Salah satunya, Merlin Tomkins, mengunggah foto spiral misterius yang ia abadikan di Inggris. Sementara itu, Shu, seorang warga Wolverhampton, menulis, "Saya pikir itu adalah bulan di balik awan, sampai akhirnya mulai bergerak dan memancarkan cahaya berputar... ada yang tahu ini apa?"
Fisikawan sekaligus komunikator sains, Brian Cox, turun tangan untuk menenangkan publik, menjelaskan cahaya spiral ini berasal dari peluncuran SpaceX yang terjadi sebelumnya di hari yang sama.
Kemunculan spiral SpaceX seperti ini memang jarang terjadi, tetapi dengan semakin seringnya peluncuran Falcon 9 dan roket lainnya, bukan tidak mungkin kita akan melihat lebih banyak fenomena serupa di masa depan.
Meski sebagian orang mungkin kecewa karena spiral ini bukan tanda invasi alien, humor tetap muncul di media sosial. Salah satu komentar yang viral menyatakan, "Saya berharap itu adalah invasi. Saya butuh libur kerja!"
Fenomena ini kembali membuktikan betapa luar biasanya dunia astronomi dan eksplorasi luar angkasa. Jadi, jika Anda melihat cahaya aneh di langit, siapa tahu, itu mungkin hanya jejak roket SpaceX yang sedang menari di angkasa! (Space/Z-2)
Dokumen terbaru Departemen Kehakiman AS mengungkap peran Jeffrey Epstein dalam mengatur hubungan asmara Kimbal Musk, adik Elon Musk, dengan seorang perempuan di jaringannya.
Elon Musk mengumumkan SpaceX beralih fokus ke Bulan sebelum Mars. Targetkan kota mandiri dalam 10 tahun demi selamatkan peradaban manusia.
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Penasaran bagaimana cara menjadi astronot NASA? Simak syarat ketat, proses seleksi dari 18.000 pelamar, hingga tantangan pelatihan menuju Bulan dan Mars.
Elon Musk resmi menggabungkan startup AI miliknya, xAI, ke dalam SpaceX. Langkah besar ini bertujuan menciptakan 'mesin inovasi' untuk ambisi Mars.
NASA memberi lampu hijau misi Axiom Mission 5 ke ISS pada 2027. Misi ini menandai peralihan eksplorasi orbit Bumi ke sektor komersial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved