Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PLANET-planet berbentuk gas di tata surya, atau yang dikenal sebagai planet gas raksasa, memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari planet lainnya.
Planet-planet ini sebagian besar tersusun dari gas dan tidak memiliki permukaan padat seperti planet berbatu. Dalam tata surya kita, terdapat empat planet gas, yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang keempat planet, sehingga memudahkan Anda untuk memahami karakteristik masing-masing planet.
Jupiter adalah planet terbesar di tata surya dengan diameter mencapai sekitar 139.820 km. Planet ini didominasi oleh gas hidrogen dan helium. Salah satu ciri khas Jupiter adalah keberadaan Great Red Spot, sebuah badai besar yang telah bertahan selama ratusan tahun. Selain itu, Jupiter memiliki lebih dari 79 bulan, termasuk Ganymede, bulan terbesar di tata surya.
Fakta Menarik Jupiter:
Memiliki medan magnet terkuat di antara semua planet.
Waktu rotasi hanya sekitar 10 jam, menjadikannya planet dengan hari terpendek.
Saturnus dikenal sebagai planet dengan sistem cincin yang paling mencolok. Sama seperti Jupiter, Saturnus juga tersusun dari hidrogen dan helium. Planet ini memiliki lebih dari 80 bulan, termasuk Titan, bulan terbesar kedua di tata surya yang memiliki atmosfer tebal.
Fakta Menarik Saturnus:
Cincinnya terdiri dari partikel es dan debu.
Saturnus kurang padat dibandingkan air, sehingga bisa "mengapung" jika ditempatkan di lautan besar.
Uranus sering disebut sebagai raksasa es karena kandungan elemen es seperti air, amonia, dan metana di atmosfernya. Warna biru kehijauan Uranus disebabkan oleh keberadaan metana yang menyerap cahaya merah. Uranus juga memiliki kemiringan rotasi yang ekstrem, hampir "rebah" di orbitnya.
Fakta Menarik Uranus:
Merupakan planet pertama yang ditemukan menggunakan teleskop.
Rotasi Uranus sangat miring, dengan sudut kemiringan sekitar 98 derajat.
Neptunus, planet terluar dalam tata surya, juga dikenal sebagai raksasa es. Warna biru tua Neptunus dihasilkan oleh metana di atmosfernya. Planet ini memiliki angin tercepat di tata surya, dengan kecepatan mencapai 2.100 km/jam.
Fakta Menarik Neptunus:
Ditemukan melalui perhitungan matematis sebelum diamati secara langsung.
Memiliki badai besar yang dikenal sebagai Great Dark Spot.
Planet gas raksasa berbeda dari planet berbatu seperti Bumi, Mars, Venus, dan Merkurius. Planet gas tidak memiliki permukaan padat, dan struktur internalnya terdiri dari inti kecil yang dikelilingi oleh lapisan gas tebal.
Keempat planet gas di tata surya, yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus, memiliki karakteristik unik yang membuatnya menarik untuk dipelajari.
Dengan memahami perbedaan dan fakta menarik dari masing-masing planet, kita dapat lebih menghargai keajaiban alam semesta.
Temukan lebih banyak informasi menarik tentang astronomi dan planet-planet di tata surya hanya di situs kami! Jangan lupa untuk membagikan artikel ini jika Anda merasa artikel ini bermanfaat. (Z-10)
Sumber:
Wahana Voyager NASA mengungkap wilayah ekstrem di heliopause, batas Tata Surya dengan ruang antarbintang, dengan suhu mencapai 50.000 kelvin.
Perbedaan kecepatan ini menciptakan tegangan magnetik yang luar biasa. Plasma yang bergerak lebih cepat di ekuator "menarik" garis-garis medan magnet.
Fenomena ini berpotensi memicu keruntuhan gravotermal, yaitu kondisi ketika inti halo terus memadat akibat aliran energi ke luar.
Berbeda dengan Bumi yang solid, Matahari berotasi dengan kecepatan yang bervariasi tergantung letak dan kedalamannya.
Pesawat Juno milik NASA menangkap fenomena letusan serentak di Io, bulan Jupiter. Energi yang dihasilkan mencapai 260 terawatt, mengungkap rahasia magma di bawah permukaannya.
Fakta mengejutkan datang dari dunia sains, Bumi juga memiliki sesuatu yang menyerupai “ekor” raksasa di luar angkasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved