Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CONSUMER Electronics Show (CES) 2025 sedang berlangsung pada 7-11 Januari di Las Vegas Amerika Serikat. Deretan teknologi miliki sederet perusahaan teknologi ternama seperti Samsung, Nvidia hingga Toyota diperkenalkan di sana.
Di tengah deretan teknologi canggih yang diperkenalkan, ternyata ada pula sejumlah teknologi nyeleneh yang hadir pada kegiatan itu, mulai dari sendok elektronik sampai robot kucing pendingin kopi. Dikutip dari Tech Crunch, berikut deretan teknologi nyeleneh yang hadir di CES 2025 :
1. Sendok elektronik yang meningkatkan cita rasa makanan
Perusahaan Jepang Kirin Holdings memamerkan sendok elektronik yang bisa membuat makanan terasa lebih asin di CES 2025. Dibekali teknologi canggih, sendok itu dapat meniru rasa natrium untuk anda.
Kirin Holdings mengatakan sendoknya menggunakan arus listrik lemah untuk memusatkan molekul ion natrium dalam makanan Anda, sehingga bakal menambahkan rasa umami dan asin yang lebih kuat pada makanan yang anda cicipi menggunakan sendok tersebut.
2. Robot Kucing Pendingin Kopi
Perusahaan asal Jepang, Yukai Engineering, memamerkan teknologi menggemaskan di CES 2025. Diberi nama Nekojita Fufu, ini merupakan robot kucing berukuran mungil yang dapat dipasang pada cangkir atau mangkuk dan akan meniupkan udara untuk membantu mendinginkan kopi atau sup Anda.
Perusahaan tersebut mengatakan produk itu lahir dari permasalahan yang dihadapi seorang pimpinan tim dalam perusahaan tersebut. Dijelaskan bahwa pimpinan tim tersebut menginginkan hadirnya sebuah teknologi yang bisa membantu mendinginkan makanan bayi yang baru dimasak, karena dia merasa pusing harus meniup-niup makanan bayi setiap ingin memberikan makanan kepada anaknya.
3. Konsol Gim Genggam Berukuran Besar
Saat semua perusahaan teknologi berlomba-lomba menghadirkan konsol gim berukuran kecil agar fleksibel dibawa kemana-mana, perusahaan teknologi Acer justru menghadirkan Nitro Blaze 11 yang memiliki ukuran super besar.
Nitro Blaze 11 memiliki ukuran 10,95 inci atau hampir sebesar iPad Air 11 inci. Acer menyebut konsol gim berukuran besar ini diciptakan untuk memberikan pengalaman bermain gim yang memuaskan bagi para pengguna.
4. Dispenser Rempah Bertenaga AI
Spicerr menghadirkan dispenser rempah bertenaga kecerdasan buatan (AI) di CES 2025, perangkat ini dirancang mirip mesin keurig untuk kopi, hanya saja ini untuk menyimpan dan menyajikan rempah-rempah.
Menghadirkan kapsul-kapsul berbahan kaca pada mesin, pengguna bisa menyimpan rempah-rempah pada kapsul tersebut. Dan teknologi AI pada dispenser berfungsi mendeteksi seberapa banyak rempah yang anda perlukan berdasarkan resep yang anda gunakan, ada juga fungsi "Freeform" memberi anda kebebasan menentukan takaran rempah yang diperlukan.
5. Laptop Layar Gulung
Beberapa tahun lalu, Lenovo menggoda penggemarnya dengan konsep laptop yang layarnya bisa diperluas menjadi lebih besar dengan digulung. Di CES 2025, konsep tersebut pun terealisasi menjadi ThinkBook Plus Gen 6 Rollable.
Konsep gulung pada produk tersebut sebetulnya bukan digulung secara manual, namun digulung menggunakan teknologi yang bisa membuat layar menjadi lebih lebar. Saat layarnya tergulung, ThinkBook Plus Gen 6 ini memang terlihat seperti sebuah laptop 14 inch biasa. Namun saat layarnya ditarik atau tepatnya dibuka menggunakan tombol di keyboard, barulah laptop ini menjadi sebuah laptop yang unik dengan layar vertikal 16,7 inch. (Rif/M-3)
Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi dan kolaborasi, memastikan bahwa mata uang Indonesia tetap aman, tepercaya, dan siap menghadapi masa depan.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
Brian menjelaskan bahwa logam tanah jarang merupakan material strategis yang menjadi kunci dalam pengembangan industri kendaraan nasional (mobnas),
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Program ini dirancang sebagai layanan berbasis medis yang aman. Melalui skrining ketat, penentuan dosis personal, hingga pendampingan ahli gizi.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Terra Drone belakangan menjadi sorotan publik setelah insiden kebakaran kantor operasionalnya di Jakarta. Banyak yang kemudian bertanya, Terra Drone perusahaan apa? dan Siapa pemiliknya?
Perusahaan teknologi kini memasuki fase baru dan tengah menata ulang strategi pertumbuhan.
Luxshare-ICT, vendor dari perusahaan teknologi Apple, sudah mulai membangun pabrik di Batam.
Perusahaan yang Bergerak di Bidang Teknologi. Inovasi teknologi terdepan! Solusi cerdas untuk bisnis Anda. Temukan layanan dan produk teknologi unggulan dari perusahaan kami.
X (dulu Twitter) kini semakin berambisi menjadi aplikasi serba bisa, setelah menghadirkan layanan berbasis AI lewat Grok, kini perusahaan teknologi milik Elon Musk itu bersiap merilis X Money.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved