Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
MINGGU ini akan menjadi minggu yang menarik bagi para pengamat langit. Pasalnya akan menjadi penampakan Supermoon keempat dan terakhir di tahun 2024. Bulan purnama yang juga dikenal sebagai Beaver moon ini akan muncul pada Jumat, 15 November 2024.
Bulan purnama ini akan menjadi yang terakhir dari empat bulan purnama super berturut-turut pada tahun 2024. Namun, bulan purnama terakhir ini akan sedikit lebih dekat dan lebih terang daripada yang pertama dari empat bulan purnama di pertengahan Agustus. Hal ini karena lokasinya yang diprediksi akan dekat dengan Bumi.
Fenomena bulan purnama terjadi saat bulan purnama mencapai titik terdekatnya dalam orbitnya, yang disebut perigee, di sekitar Bumi.
Menurut NASA, Supermoon terakhir ini akan terjadi pada Jumat, 15 November 2024.
"Bulan purnama berikutnya akan terjadi pada Jumat sore, 15 November 2024, pukul 16.29 EST. Ini akan terjadi pada Sabtu pagi dari Waktu Kamchatka dan Fiji ke arah timur hingga Garis Tanggal Internasional. Gugus bintang Pleiades akan muncul di dekat Bulan purnama," tulis NASA dalam laman pribadinya.
Pada malam hari Jumat, 15 November (malam Bulan purnama), saat senja berakhir (pukul 17.55 EST), Bulan terbit akan berada 14 derajat di atas cakrawala timur-timur laut dengan gugus bintang Pleiades 5 derajat di kiri bawah.
Melansir dari laman resmi NASA, bulan purnama super, bersama dengan bulan purnama lainnya, dirujuk dengan nama-nama yang berasal dari cerita rakyat penduduk asli Amerika, Amerika Kolonial, dan Eropa.
Nama 'Beaver moon' yang akan menjadi bulan purnama terakhir pada 2024 ini merujuk pada jenis hewan yang bernama Berang-berang. Bulan Berang-berang dikaitkan dengan waktu dalam setahun ketika berang-berang mulai berlindung untuk musim dingin.
"Untuk Beaver Moon, salah satu interpretasinya adalah bahwa pertengahan musim gugur adalah waktu untuk memasang perangkap berang-berang sebelum rawa membeku untuk memastikan pasokan bulu musim dingin yang hangat. Interpretasi lain menyatakan bahwa nama Beaver Moon berasal dari seberapa aktif berang-berang di musim ini saat mereka bersiap untuk musim dingin," tulis NASA.
Sebelum Bulan Berang-berang ini muncul, bulan Sturgeon di bulan Agustus yang merupakan bulan super biru, bulan Panen di bulan September, dan bulan Pemburu di bulan Oktober lalu.
Selain peristiwa Supermoon ini, satu atau dua bulan ke depan akan menjadi waktu yang tepat untuk mengamati Jupiter dan Saturnus, terutama dengan teleskop di halaman belakang.
Pada 15 November, Jupiter akan terbit sekitar setengah jam setelah senja berakhir. Jupiter akan berada pada titik terdekat dan paling terang pada 7 Desember, terbit sekitar matahari terbenam dan terbenam sekitar matahari terbit.
Bulan purnama berikutnya pada 15 Desember, Jupiter akan berada 19 derajat di atas cakrawala saat senja berakhir.
Baik Jupiter maupun Saturnus akan terus bergeser ke arah barat setiap malam, secara bertahap membuat keduanya lebih mudah dilihat lebih awal di langit malam. (NASA/Z-3)
Ilmuwan mengungkap asal-usul Titan Saturnus dari tabrakan bulan purba. Simak kaitan pembentukan Titan dengan usia cincin Saturnus dan misi Dragonfly 2026.
Wilayah aktif AR 14098 memicu enam flare Matahari kelas X dalam kurang dari 96 jam pada awal Februari 2026. NASA memantau dampaknya terhadap cuaca antariksa dan satelit.
Studi terbaru mengungkap posisi otak astronot bergeser ke atas dan ke belakang setelah misi luar angkasa.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari mixvale.com, instrumen SPHEREx merekam data dalam 102 panjang gelombang inframerah.
Teleskop SPHEREx milik NASA mendeteksi molekul organik seperti air dan karbon dioksida pada komet antarbintang 3I/ATLAS, membuka peluang riset asal-usul kehidupan.
NASA merilis citra terbaru Hubble yang mengungkap Nebula Telur, fase langka sebelum nebula planet terbentuk. Fenomena kosmik ini terjadi 1.000 tahun cahaya dari Bumi.
Ketika malam 5 November 2025 disinari purnama besar nan cemerlang, banyak orang menatap ke langit dan menyebutnya dengan nama baru yang hangat di telinga, Braver Moon.
Fenomena ini akan mencapai puncaknya pada Rabu, 5 November pukul 19:19 WIB, menandai supermoon kedua dari tiga supermoon berturut-turut yang akan menutup tahun 2025.
November 2025 akan dipenuhi dengan berbagai peristiwa langit yang spektakuler. Dari kemunculan supermoon hingga hujan meteor, sejumlah kejadian astronomi akan mempercantik malam.
Beaver Moon, supermoon paling dekat dengan Bumi pada 2025, akan menghiasi langit pada 5 November. Berikut jadwal lengkap bulan purnama dan gerhana bulan tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved