Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
VENOM Ventures Fund, perusahaan pendanaan inovasi Web3 dan blockchain yang dikelola oleh manajer dana investasi yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Iceberg Capital Limited, telah mengumumkan kemitraan strategis dengan Everscale.
Sekadar informasi, Everscale adalah blockchain utama yang bertujuan untuk memecahkan masalah skalabilitas yang menghambat industri Web3.
Venom Ventures Fund telah melakukan investasi senilai US$5 juta di blockchain Everscale untuk membantu memperluas tim pengembangannya lebih jauh dan meningkatkan jumlah proyek.
Baca juga : Pentingnya Edukasi dan Keamanan dalam Berinvestasi Kripto
Penanaman modal ini dilakukan secara bertahap berdasarkan indikator kemajuan dan kerja sama.
Everscale telah bekerja dengan rajin untuk memperluas jangkauannya dan mengintegrasikan solusi teknologinya di negara-negara Asia selama dua tahun terakhir, sekaligus membangun komunitas yang kuat.
Teknologi sharding dinamisnya memungkinkannya beradaptasi secara efisien dengan berbagai beban kerja, sehingga menjadikannya pilihan yang mudah dan praktis untuk membuat Web3 berskala besar dan jenis aplikasi lainnya.
Baca juga : Aplikasi Investasi Pluang Raih Pendanaan Tambahan Senilai USD 55 Juta
Venom Ventures Fund diluncurkan oleh perusahaan Iceberg Capital Limited dengan bermitra dengan Venom Foundation, blockchain layer-1 berlisensi dan teregulasi pertama yang beroperasi di dalam Abu Dhabi Global Market (ADGM).
“Bagi kami, ini adalah investasi strategis yang ditujukan untuk pengembangan teknologi proyek dan tim seputar teknologi yang kami fokuskan dan kembangkan secara aktif," ujar Ketua Venom Ventures Fund dan Mantan CIO BlackRock, Peter Knez.
"Secara khusus, kita berbicara tentang proyek blockchain Venom dan ekosistemnya, yang direncanakan akan segera diluncurkan dan Everscale merupakan solusi layer-2 yang potensial," jelas Peter Knez.
Baca juga : PT Kliring Komoditi & PT Kustodian Koin Dapat Izin Operasi dari Bappebti
Tim Venom dan Everscale akan bekerja sama dalam pengembangan lebih lanjut dari inti dan ekosistem yang membawa adopsi blockchain lebih dekat ke kasus penggunaan bisnis nyata.
Inisiatif saat ini seperti platform tokenisasi aset digital, kerangka kerja lengkap untuk CBDC dan stablecoin, serta solusi pembayaran dengan kripto ke fiat gateway sudah membuat kemajuan yang baik.
Mengomentari investasi tersebut, Anggota Dewan Everscale Foundation Moon Young Lee berkata bahwa, ini adalah tonggak sejarah bagi jaringan Everscale dan Venom.
Baca juga : Di COO Summit 2023, RDS Ungkap Terobosan Teknologi dalam Mitigasi Data Fraud
Menurutnya, kemampuan teknologi Everscale sangat besar tetapi kurang dihargai oleh pengguna yang lebih luas.
"Sekarang, blockchain Everscale akan dapat untuk beroperasi sebagai jaringan eksperimental di mana pembaruan dan solusi teknis yang kompleks dapat diperkenalkan sebelum dibawa ke Venom," ujar Young Lee, dilansir dari Finbold.
"Investasi ini akan memungkinkan Everscale mendapatkan pengakuan yang layak," kata Young Lee.
Baca juga : Dorong Sineas Muda Berkreasi, Indodax Sukses Gelar Indodax Short Film Festival 2023
Dirancang sebagai jaringan blockchain, Venom tidak memiliki batasan untuk jumlah jaringan tambahan lainnya di tingkat layer-2 dan tidak ada batasan untuk jenis ekonomi atau operasi di layer-2.
Arsitektur khusus ini berarti adopsi massal sekarang dapat dicapai di Venom blockchain. (RO/OL-09)
Baca juga : Jadi Mitra Resmi AWS Cloud, ECV Bantu Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Koperasi Kana menyediakan pendanaan operasional sebesar Rp2 juta per bulan bagi setiap KDKMP yang berpartisipasi.
Campaign for Good mendorong perubahan global menuju pengambilan keputusan kolaboratif berbasis kepercayaan.
Merek shapewear Skims yang didirikan Kim Kardashian berhasil meraih pendanaan US$225 juta dari investor termasuk Goldman Sachs.
Pendanaan bagi startup yang dipimpin perempuan masih menjadi tantangan yang membatasi kemampuan mereka tumbuh dan berinovasi.
Platform media sosial berbasis Web3, X.me, mengumumkan telah memperoleh pendanaan strategis senilai US$30 juta yang dipimpin oleh Tido Capital, dengan partisipasi sejumlah investor global.
Pendanaan ini akan digunakan untuk memperkuat sistem keamanan dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi (compliance).
GRUP Adani, perusahaan multinasional raksasa asal India, mengumumkan investasi sebesar US$100 miliar untuk mengembangkan pusat data AI skala yang didukung energi terbarukan pada 2035
Lanskap pasar keuangan global pada 2026 diperkirakan memasuki fase baru yang lebih kompleks.
Harga emas global dan Antam turun pada 17 Februari 2026. Prediksi untuk Rabu, 18 Februari, diperkirakan stabil atau berpotensi rebound tipis dengan harga Antam Rp2,96–3,05 juta per gram.
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved