Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STARTUP kripto asal Indonesia, IDRX, mengumumkan telah berhasil mengantongi pendanaan tahap awal (pre-seed) senilai US$300.000 atau setara dengan Rp4,8 miliar. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh eMerge by MDI Ventures, perusahaan modal ventura tahap awal milik PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).
Pendanaan ini juga mendapat dukungan dari pelaku utama industri kripto sekaligus mitra strategis IDRX di Indonesia Indodax, serta perusahaan blockchain global yakni Lisk dan Camp Investment Technologies.
“Merupakan kehormatan bagi kami dapat mendukung tim IDRX. Nathanael adalah salah satu founder paling luar biasa yang pernah saya temui, dan bersama timnya, mereka sedang membangun stablecoin Rupiah yang berpotensi mendefinisikan ulang peran mata uang lokal di ekonomi digital global.” tutur CEO dan Co-founder Mansa Finance, Mouloukou dilansir dari keterangan resmi, Senin (22/9).
“eMerge sangat antusias mendukung IDRX sebagai pionir stablecoin di Indonesia. Kami yakin IDRX akan memainkan peran penting dalam memfasilitasi transaksi B2B (business-to-business) lintas negara yang efisien, transparan, dan terjangkau—terutama di kawasan dengan pertumbuhan perdagangan antarnegara yang pesat. Sebagai aset digital yang stabil, IDRX berpotensi menjembatani kesenjangan dalam sistem keuangan tradisional, mengurangi hambatan, dan memungkinkan bisnis untuk bertransaksi secara seamless. Seiring berkembangnya ekosistem, kami yakin IDRX akan menghadirkan lebih banyak kegunaan dan kemudahan dalam bertransaksi hingga sistem keuangan yang terdesentralisasi, dan mengukuhkan perannya sebagai fondasi ekonomi digital Indonesia.” ujar Partner Emerge by MDI Ventures, Sarah Usman.
Keberhasilan pendanaan ini menandai langkah penting IDRX dalam membangun infrastruktur kripto nasional yang aman, terhubung secara global, namun tetap berpijak kuat pada kedaulatan ekonomi Indonesia. Sebagai pionir protokol stablecoin berbasis Rupiah, IDRX memiliki misi untuk meningkatkan capital inflow, memperluas penggunaan Rupiah sebagai alat transaksi utama di ekosistem ekonomi digital, dan mempersiapkan ekosistem yang dapat diadopsi Pemerintah Indonesia.
Pendanaan ini akan digunakan untuk memperkuat sistem keamanan dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi (compliance), sehingga seluruh aktivitas operasional IDRX dapat berjalan secara aman, transparan, dan sesuai standar industri
“Bagi kami, ini bukan sekadar membangun teknologi, tapi tentang mendorong adopsi dan penggunaan Rupiah secara luas dalam transaksi digital, sehingga mempercepat transformasi ekonomi Indonesia menuju kedaulatan digital. Dengan dukungan strategis dari para mitra terkemuka, kami percaya IDRX bisa menjadi fondasi kokoh yang mendukung transformasi keuangan digital di Tanah Air,” ujar CEO & Co-Founder IDRX, Nathanel Christian.
Diluncurkan pada awal 2024, IDRX telah mencatatkan volume transaksi lebih dari US$ 90 juta atau setara Rp1,4 triliun, mencerminkan respons positif dari komunitas pengguna. IDRX dirancang untuk menjembatani sistem keuangan konvensional dengan teknologi blockchain, menghadirkan layanan minting dan redemption yang terintegrasi untuk konversi Rupiah ke IDRX secara mulus dan transparan.
Selain menyasar adopsi institusional, IDRX juga membangun pondasi yang dapat digunakan oleh regulator, lembaga keuangan, dan komunitas developer sebagai landasan inovasi yang tepercaya. Dalam jangka panjang, IDRX berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem stablecoin yang sejalan dengan kebijakan makroekonomi Indonesia.
“Kami percaya infrastruktur keuangan digital yang tangguh membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik swasta, regulator, hingga lembaga pemerintah. Karena itu, IDRX terus mempersiapkan diri agar ketika peluang kerja sama hadir, kami telah siap secara teknis, regulasi, dan edukasi publik,” tambah Nathanael.
Dengan pendekatan kolaboratif, tata kelola yang kuat, dan teknologi yang andal, IDRX siap mendukung adopsi kripto di Indonesia dengan semangat kedaulatan, transparansi, dan keberlanjutan. (H-2)
Penerapan proof of reserve (PoR) kini dipandang bukan sekadar tren teknis, melainkan pilar fundamental dalam tata kelola bursa untuk memitigasi risiko sistemik dan melindungi dana nasabah.
Berdasarkan data per 11 Desember menunjukkan pertumbuhan saldo aset yang stabil pada Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), hingga stablecoin USDT.
PERGERAKAN pasar saham global dan aset kripto dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang semakin cepat dan kompleks.
PROOF of Reserves (PoR) atau cadangan aset Indodax menembus US$1 miliar atau Rp18 triliun berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
Kasus pembunuhan anak di Cilegon, Banten, dipicu motif ekonomi. Pelaku disebut terlilit utang setelah mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto.
Koperasi Kana menyediakan pendanaan operasional sebesar Rp2 juta per bulan bagi setiap KDKMP yang berpartisipasi.
Campaign for Good mendorong perubahan global menuju pengambilan keputusan kolaboratif berbasis kepercayaan.
Merek shapewear Skims yang didirikan Kim Kardashian berhasil meraih pendanaan US$225 juta dari investor termasuk Goldman Sachs.
Pendanaan bagi startup yang dipimpin perempuan masih menjadi tantangan yang membatasi kemampuan mereka tumbuh dan berinovasi.
Platform media sosial berbasis Web3, X.me, mengumumkan telah memperoleh pendanaan strategis senilai US$30 juta yang dipimpin oleh Tido Capital, dengan partisipasi sejumlah investor global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved