Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLA hidup masyarakat mengalami perubahan seiring munculnya pandemi covid-19. Perubahan itu sangat terasa saat masyarakat mulai diperbolehkan melakukan aktivitas. Saat ini, aktivitas masyarakat semakin akrab dengan dunia digital.
Kondisi itu dimanfaatkan perusahaan rintisan (startup) VIPE untuk meluncurkan aplikasi baru yang bergerak di bidang jasa reservasi. Aplikasi itu bisa diunduh di Apps Store maupun Google Play Store.
Peluncuran VIPE dilaksanakan di Milennium Centennial Center Tower, Jakarta, Kamis (1/9). Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yusuf Affandi.
Menurut Affandi, aplikasi VIPE sangat membantu para pelaku usaha kreatif untuk mempermudah promo dan manajemen bisnis. Karena, banyak fitur dan manfaat untuk pengguna juga pemilik bisnis seperti kafe, restoran, beauty spa, barber, hingga tempat sarana olahraga.
Acara ini juga mengundang penggerak usaha muda dan beberapa business owner dari berbagai sektor. Hal ini diharapkan akan sangat membantu berkembangnya teknologi di Indonesia dan juga dapat membangun komunikasi yang baik antarpelaku bisnis kreatif.
Selain itu, acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf.
"Kami sempat menemui Chief Executive Officer (CEO) VIPE, Iin Reyaan, Menurut dia, VIPE akan berguna bagi konsumen dan juga bagi merchant yang akan bekerja sama dengan VIPE. Kami berusaha mempermudah pengguna VIPE supaya nggak antre, dan kami akan menargetkan seratus ribu pengunduh hingga akhir Desember 2022 ini," ujar Affandi.
CEO VIPE, Iin Reyaan, mengatakan ide bisnis VIPE tercetus berdasarkan pengalamannya yang susah mendapatkan tempat ketika ingin nongkrong (hangout) bareng teman, khususnya pada akhir pekan di kota-kota besar.
Baca juga: Aplikasi Tnos Mudahkan Publik Dapat Akses Pelayanan Hukum
"Selalu saja kehabisan tempat dan mengantre, dengan berbekal bootstrap atau dana pribadi saya mendirikan sebuah startup agregator VIPE untuk memudahkan pengguna dan merchant dalam promosi bisnisnya," terangnya.
Iin mengakui bahwa belakangan banyak startup yang memutuskan hubungan kerja (PHK) karyawannya dan gulung tikar. Namun, ia sendiri tetap optimistis dan terus berjalan tanpa harus mengandalkan investor atau ventures capital.
"Karena kami yakin startup tidak harus selalu berpegangan dengan investor," terangnya.
Aplikasi dengan tagline 'Discover Great Place' ini ingin memberikan pengalaman lain bagi penggunanya. Selain dapat memberikan fasilitas kemudahan reservasi suatu tempat, aplikasi ini banyak memberikan promo, voucer, serta info event yang diadakan oleh merchant-merchant yang sudah tergabung dalam aplikasi VIPE
Stefany Whenby, Business Development VIPE, menjelaskan nama aplikasi VIPE diambil dari istilah VIP yang merupakan singkatan dari Very Important Person.
"Kita anggap pengguna adalah customer yang layak dan spesial untuk diberikan banyak privilege dan kemudahan layaknya seorang VIP," terangnya.
VIPE lahir sebagai aplikasi yang akan membantu user atau pengguna untuk melakukan reservasi suatu tempat secara daring. Aplikasi ini juga akan memudahkan mobilitas pengguna agar dapat mencari referensi tempat terbaik dan tanpa takut waiting list untuk hangout, makan, pergi ke salon, spa, berolah-raga, bahkan servis atau cuci kendaraan.
VIPE didirikan Januari 2022, di bawah PT Visi Indira Perkasa, dan memiliki ratusan pilihan merchant yang dapat direservasi kapan pun dan di mana pun. (RO/OL-16)
Harga cokelat melonjak akibat krisis kakao. Startup Prefer hadirkan bubuk cokelat tanpa kakao yang lebih murah 50% dan ramah lingkungan.
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved