Selasa 05 April 2022, 07:27 WIB

Startup Studio Indonesia Batch 4 Resmi Dimulai, Ini 15 Startup yang Lolos Seleksi Kemenkominfo 

Mediaindonesia.com | Teknologi
Startup Studio Indonesia Batch 4 Resmi Dimulai, Ini 15 Startup yang Lolos Seleksi Kemenkominfo 

Dok. Kemenkominfo
Pengumuman peserta Startup Studio Indonesia Batch 4

 

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mengumumkan 15 startup terpilih untuk mengikuti program inkubasi intensif Startup Studio Indonesia Batch 4, tahun 2022. Startup Studio Indonesia merupakan program persembahan Kementerian Kominfo yang bertujuan untuk mendampingi dan membina para startup digital yang sedang berada pada tahap awal (early-stage) agar bisa menemukan product-market fit dan berkembang semakin pesat 

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan, startup yang mendaftarkan diri dalam SSI tahun ini berasal dari latar belakang industri yang semakin beragam. Hal ini secara tidak langsung membuktikan bahwa teknologi dan digitalisasi telah menyebar ke hampir semua sektor kehidupan.  Batch keempat Startup Studio Indonesia akan berlangsung pada April-Juli 2022. 

"Kami berharap, dengan konsep ‘more brainstorming, less classes’, SSI bisa memberikan pembekalan ilmu dan wawasan praktis melalui sesi coaching oleh lebih dari 60 coach berupa para praktisi startup aktif dan terkemuka. Harapannya agar startup early-stage bisa berkembang secara optimal, dan bisa berprestasi seperti para alumni-alumni batch sebelumnya,” ungkap Semuel dalam pengumuman peserta Startup Studio Indonesia Batch 4 

Startup-startup pilihan Kemenkominfo pada Batch 4 ini adalah: Transporta (platform logistik untuk perusahaan trucking), Wilov (aplikasi kesehatan wanita holistik), MUFIT (aplikasi pendukung gaya hidup sehat), Envio (platform logistik B2B dan rantai pasok), Allure (aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang memberikan rekomendasi produk kesehatan dan kecantikan berdasarkan profil pengguna), Ternaknesia (ekosistem digital bagi peternakan). 

Selain itu, ada OkeGarden (platform all-in-one untuk berkebun dan penataan taman), Paygua (solusi pembayaran untuk pelaku bisnis online/offline), Kendali (digitalisasi layanan publik), Surplus (marketplace makanan untuk mengurangi food waste), Friendchised (marketplace franchise di Indonesia), Seryu (aplikasi logistik untuk pengiriman kargo), Universitas123 (platform edutech untuk perkuliahan), Kibble (aplikasi khusus kebutuhan hewan peliharaan), dan Aksel (platform persiapan karir dan pencarian pekerjaan). 

“Saya merasa senang dan terhormat bisa ikut ambil bagian dalam memfasilitasi proses seleksi dari SSI Batch 4. Proses seleksi ini didasari dari perkembangan product-market fit, setiap peserta akan dinilai berdasarkan 4 faktor yaitu analisa laporan bisnis, profil para founder, local defensible-factors, dan market size dalam proposal mereka. Setelah melalui proses presentasi dan wawancara, kami ucapkan selamat kepada 15 finalis yang terpilih. Kami berharap mereka bisa menyerap pelajaran yang sebanyak-banyaknya selama empat bulan masa pelatihan intensif ini,” ungkap Italo Gani, Managing Partner Impactto, yang ikut menjadi salah satu dari dewan kurator Startup Studio Indonesia Batch 4.  

Lima belas startup terpilih akan mengikuti sesi Founder’s Camp dan 1-on-1 Coaching terkait dengan product-market-fit selama empat bulan. Rangkaian program Startup Studio Indonesia kemudian akan ditutup dengan acara puncak Milestone Day, dimana para startup berkesempatan memaparkan model bisnis dan pencapaiannya di depan para stakeholders industri startup. 

Dalam tahap 1-on-1 Coaching, startup terpilih berkesempatan dibina dan dilatih langsung oleh para fasilitator yang terdiri dari praktisi startup ternama, seperti Jakob Rost (CEO & Founder Ayoconnect), Moses Lo (Founder & CEO Xendit), Christopher Madiam (Co-founder Sociolla), Arip Tirta (Co-Founder & President Evermos), Gibran Huzaifah (CEO eFishery),  dan masih banyak lagi.  

Baca juga : Aplikasi MyVenus Beri Kemudahan untuk Akses Perawatan Kecantikan

Setelah melalui tiga gelombang penyelenggaraan, program inkubasi SSI kini total telah mencetak 50 alumni startup di Indonesia. Tidak hanya memberikan ilmu, SSI juga membuka jejaring bisnis yang lebih luas bagi para startup agar bisa menemukan orang yang tepat dan kredibel untuk pengembangan bisnis.  

Inilah yang membuat mayoritas peserta mampu melakukan scale-up dan inovasi dengan lebih efektif dan efisien. Misalnya, Justika (SSI 01) mampu meraih pendanaan tahap awal pascamengikuti SSI. Begitu juga dengan Verihubs (SSI 01), yang terpilih menjadi partisipan program inkubator global terdepan, yaitu Y Combinator 2021. 

Para alumni Batch 2 dan 3, seperti Praktis (SSI 01), Lingotalk (SSI 02), Finku (SSI 03), Fishlog (SSI 03), Gajiku (SSI 03), Soul Parking (SSI 03), dan Keyta (SSI 03), juga berhasil mendapatkan pendanaan setelah mengikuti SSI.  

“Saya merasa sangat senang bisa berpartisipasi sebagai coach pada Startup Studio Batch 4 ini.  Setelah mengembangkan Ayoconnect selama tujuh terakhir, saya ingin membagikan pengalaman dan solusi agar startup bisa menemukan product-market fit dengan lebih cepat. Tentunya, saya juga sangat mengapresiasi inisiatif dari Kominfo yang menyediakan sesi 1-on-1 coaching, karena saya percaya sesi ini akan membuahkan diskusi yang lebih mendalam dan lebih berdampak dalam pengembangan bisnis para finalis, tidak hanya sekedar interaksi satu arah,” ungkap Jakob Rost, CEO dan Founder Ayoconnect.   

CEO dan Co-Founder Sribuu (SSI 02) Nadia Amalia juga membagikan pendapat dan pengalamannya sebagai alumni. 

“Awalnya, kami tertarik mengikuti program SSI karena banyak sekali rekan-rekan sesama pelaku startup yang telah mendapatkan manfaat dari inkubasi ini. Dan ternyata, selama empat bulan mengikuti SSI, kami benar-benar mendapatkan banyak sekali pelajaran yang tidak mungkin ada di tempat lain. Salah satu yang paling berkesan adalah sesi 1-on-1 Coaching dan Milestone Day, dimana kami benar-benar bisa brainstorming bersama para praktisi startup ternama se-Indonesia,” kata Nadia.  

Seiring berjalannya waktu, Startup Studio Indonesia terus berkembang menjadi salah satu program inkubasi dan akselerasi startup terbaik di Indonesia. Program ini menjadi ujung tombak untuk memperkuat dan melengkapi program pemberdayaan startup digital Gerakan 1000 Startup Digital dan Hub.id yang telah lebih dulu dijalankan oleh Kemenominfo.  

Diluncurkan pertama kali pada September 2020, melalui program Startup Studio Indonesia (SSI), Kemenominfo menargetkan untuk mencetak 150 startup digital pada 2024 yang mampu mengembangkan skala bisnisnya, dari segi jumlah pengguna, jumlah pendapatan, penyerapan tenaga kerja, dan pendanaan dari Venture Capital. (RO/OL-7)

Baca Juga

Ist

Speaker JBL EON700 Terbaru Dukung Kebutuhan Musisi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 19:02 WIB
Seri EON700 Portable PA Loudspeaker dan Subwoofer dengan Bluetooth ini merupakan evolusi terbaru dari seri EON yang...
Dok Samsung

Kecanggihan Nightography Galaxy S22 Ultra 5G Akan Segera Dibuktikan di Film Pendek

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 25 Mei 2022, 15:53 WIB
Galaxy Movie Studio 2022 akan membuktikan Nightography Galaxy S22 Ultra 5G dengan memungkinkan komunitas film membuat film pendek sekelas...
Ist

Harga Kripto Luna Anjlok, Trading Forex Bisa Jadi Pilihan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 Mei 2022, 20:57 WIB
Pasar kripto anjlok dan yang paling heboh terjunnya harga kripto Luna 99.9% ke titik terendah Rp 0,5 per koin alias kurang dari satu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya